Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Lebak Diminta Pangkas Pohon Ketapang di Taman Batik

Published

on

Pohon Ketapang di Taman Batik dikeluhkan

Pohon ketapang yang tumbuh rindang menutupi trotoar di Kawasan Taman Batik. Ranting pohon yang menutupi trotoar dikeluhkan pejalan kaki.(BantenHits.com/ Fariz Abdulah)

Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak diminta memangkas pohon ketapang yang berjejer di sepanjang Taman Batik, Jalan Abdi Negara, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung.

Pohon yang tumbuh subur tersebut dirasa mengganggu para pengguna jalan baik kendaraan maupun pejalan kaki. Pasalnya, rantingnya menjalar menutupi trotoar.

“Pohonnya memang tumbuh subur, tapi ranting yang berkembang menjalar menutupi trotoar sehingga pejalan kaki merasa terganggu,” kata Purnama salah satu warga setempat kepada BantenHits.com, Senin 10 Desember 2018.

Menurutnya, pejalan kaki yang memaksakan melintas di trotoar terpaksa harus membungkukan badan lantaran kondisi ranting pohon yang sudah menutupi trotoar.

BACA :  Polisi Kantongi Identitas Pembuat Jutaan Pil Carnophen di Lebak

“Kalau seperti ini jadi nya tidak elok dilihatnya,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Taman dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Taufik Imanudin menuturkan, terkait pemangkasan pohon di sekitaran taman sudah menjadi tugasnya.

“Nanti kita tegur petugas bagian pemeliharaan yang di Taman Batik. Kalau memang sudah rindang dan mengganggu sudah selayaknya di pangkas,” katanya.

Taufik mengungkapkan, pihaknya bersedia melakukan pemangkasan ketika ada warga memang memintanya. Tetapi setelah sebelumnya dilakukan pengecekan oleh petugas serta sudah mendapatkan ijin dari warga dan RT setempat.

“Pohon yang dikeluhkan warga siap kami pangkas dan tebang jika memang mengganggu,” kilahnya. (Rus)



Terpopuler