Connect with us

METROPOLITAN

Jadi Narasumber Seminar Geospasial, Wali Kota Tangerang Pamer Aplikasi Tangerang Live

Published

on

TALKSHOW MILENIAL BICARA 2018 DALAM RANGKA PELUNCURAN BUKU FOTO INFRASTRUKTUR - WALIKOTA 4

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjadi narasumber seminar nasional Talkshow Milenial Bicara 2018. (Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah kembali diundang menjadi narasumber seminar nasional. Kali ini Arief menjadi narasumber acara Talkshow Milenial Bicara 2018 bersama dengan dua pembicara lain yaitu Senior Manager Big data TELKOM Edwin Purwandesi dan CEO Qlue Rama Raditya.

Sebagai informasi acara talkshow tersebut merupakan rangkaian dari acara Peluncuran Buku Foto Infrastruktur yang bertemakan “Infrastruktur dan Satu Peta Dalam Bingkai Transformasi Ekonomi Indonesia” yang diinisiasi oleh Komite Percepatan Penyedia Infrastruktur Prioritas (KPPIP) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Desember 2018.

BACA :  Isak Tangis Iringi Pemakaman Dianti Dyah Korban Longsor Parimeter Selatan

Dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, melalui kesempatan tersebut, Arief mempresentasikan berbagai program yang telah dilakukannya di Kota Tangerang, mulai dari Konsep Tangerang Live yang berarti Liveable, Investable, Visitable dan E-City.

“Jadi sekarang kota layak huni ini kita berusaha untuk membuat masyarakat nyaman aman, kerasan di Kota Tangerang,” ungkapnya.

“Terus kita lagi mau coba nih di ulang tahun Kota Tangerang Februari nanti kita ingin memberikan Internet Gratis kepada masyarakat ya mudah – mudah masyarakat bisa meningkat kesejahterannya dengan adanya program ini,” imbuhnya.

Arief juga menerangkan konsep Tangerang Smart City yang saat ini sudah memasuki tahap ke-3, diawali 2016 dengan Aplikasi Integrasi Pelayanan Pemerintahan. Kemudian 2017 Aplikasi Tangerang Live 2.0 itu ke pelayanan publik Pemkot Tangerang yang namanya Aplikasi LAKSA Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda singkatannya dan aplikasi kepegawaian.

BACA :  Sempat Ditarik karena Ramai Refocusing, Pemkab Ungkap Kondisi Anggaran Pilkada Pandeglang di Kas Daerah

“Aplikasi Kepegawaian Kota Tangerang sekarang dipake tuh sama kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat dan Banten, ada 166 aplikasi lah yang kita kasih gratis,” jelasnya.

“Nah sekarang Aplikasi yang kita mulai di 2018 ini berbasis Geospasial, jadi saya itu bisa mantau di Tangerang Live Room (TLR) di bantu oleh petugas ada dari Perhubungan, Satpol PP, Kebersihan dan kalau ada keluhan masyarakat itu saya bisa tau dan saya bisa jawab langsung dan bisa memerintahkan petugas terdekat untuk mengatasi masalah yang masyarakat keluhkan,” sambungnya.

Arief juga berharap dengan adanya kebijakan Satu Peta, akan semakin meningkatkan pelayanan publik, karena tidak ada lagi tumpang tindih data.

BACA :  Di Pandeglang, Si Jago Merah Membakar Distributor Kopi Kapal Api

“Pelayanan kita kan pelayanan publik berdasarkan wilayah administrasi, yang sulit ini kan karna Pemerintah daerah punya Peta sendiri, Kementerian punya peta sendiri, Pemprov punya peta sendiri, mangkanya kebijakan Satu Peta ini menjadi tulang punggung untuk Pelayanan Publik dan kita berharap kebijakan ini bisa terwujud,” harapnya.

“Mangkanya kadang sesama pemerintah suka ribut masalah batas maka dari itu mudah – mudahan hal – hal yang seperti ini bisa kita tanggulangi dengan kerja sama dan sama – sama bekerja untuk Indonesia lebih baik,” tukasnya.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler