Connect with us

METROPOLITAN

Ancaman Bom Mengguncang PLN GITET Cilegon, Pegawai Panik Berhamburan

Published

on

Ancaman Bom Mengguncang PLN GITET Cilegon, Pegawai Panik Berhamburan

Seorang petugas Penjinak Bom atau Jibom Gegana Polda Banten berusaha mengendalikan situasi di PLN GITET Cilegon yang diteror bom. Aksi tersebut merupakan simulasi tanggap darurat digelar, Kamis, 13 Desember 2018. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Ribuan pegawai di Perusahaan Listrik Negara (PLN) Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB), berhamburan menyelamatkan diri menyusul ancaman bom di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Cilegon Baru, Kamis, 13 Desember 2018. Bom berdaya ledak sangat tinggi terpasang PLN Gitet Cilegon.

Tim Penjinak Bom Gegana Polda Banten yang mendapatkan informasi langsung meluncur ke lokasi melakukan penyisiran di seluruh area PLN. Dengan menggunakan alat pendeteksi metal atau metal detector, petugas akhirnya berhasil menemukan sebuah benda yang dicurigai sebagai bom diletakan di pintu gerbang masuk PLN.

BACA :  Pelayanan Publik di Cilegon Belum Berorientasi kepada Kepuasan Masyarakat

Seluruh rangkaian cerita di atas adalah skenario yang diperagakan dalam Simulasi Tanggap Darurat PLN dengan instasi terkait seperi Jibom Gegana Polda Banten, Polres Cilegon. Selain ancaman bom juga terdapat beberapa rangkaian kegiatan seperti unjuk rasa dan gangguan keamanan lainnya.

“Tujuan simulasi ini dalam rangka meningkatkan kemampuan satuan pengamanan PLN Gitet Cilegon Baru yang masuk obyel Vital Nasional, dalam simulasi ada sekernario terjadi unjuk rasa yang dilakukan oleh setelah dilakukan negisasi kemudian ada yang tidak puas dari pihak pengunjuk rasa sdengan cara menyimpan benda untuk menghancurkan PLN,” ujar AKBP Dodi Rahardi, Kepala Sub bagian Pengawasan tertentu Ditpamobvit Polda Banten, Kamis, 13 Desember 2018.

BACA :  Polisi Terus Buru Pelaku Penembakan di Karawaci Tangerang

Manager PLN UPT CIlegon, Bambang Cahyono mengungkapkan, simulasi tanggap darurat yang dilakukan oleh PLN Gitet Cilegon Baru tersebut merupakan geiatan rutin yang dilakukan oleh pihaknya.

“Ini merupakan kegiatan rutin kita ( PLN ) yang dilakukan berkala tujuannya untuk kesiapan para pegawai baik karyawan maupun petugas keamanan untuk mengamankan aset kita yang memang menjadi titik pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara saat disinggung kesiapan pasokan listrik PLN Gitet Cilegon dalam menghadapi hari raya Natal dan Tahun Baru 2019, Bambang membeberkan, dengan kapasitas 500 Kilovot ( kV ) Gitet Cilegon Baru dapat melayani 5 kabupaten kota di Provinsi Banten.

“Pasokan listrik untuk natal dan tahun baru aman, jadi simulasi ini salah satu usaha kita untuk memastikan dari sisi instalasi listrik kita sudah siap sebaik mungkin, jadi baik teknis dan non teknis kita sudah siap,” bebernya. (Rus)

BACA :  Pemkab Lebak Setop Keluarkan Izin Galian Pasir di Rangkasbitung

Terpopuler