Connect with us

METROPOLITAN

Jalan Protokol Masih Banjir, Wali Kota Tangerang Buka Penutup Drainase di Depan Transmart Cikokol Pastikan Kondisinya

Published

on

SIDAK DRAINASE - WALIKOTA (3)

Wali Kota Tangerang Arief R. wismansyah mengecek drainase di MH Thamrin. Wali Kota menemukan kondisi tutup drainase di depan Transmart Cikokol kondisinya tidak layak. (FOTO: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang dalam dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah jalan protokol di Kota Tangerang terendam air.

BACA JUGA: Sejumlah Jalan Protokol di Kota Tangerang Terendam Banjir

Masih tergenangnya jalan protokol di Kota Tangerang, disikapi Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dengan melakukan sidak drainase di sejumlah titik rawan banjir, salah satunya Jalan MH Thamrin, Kamis, 13 Desember 2018.

Dalam keterangan tertulis dan foto yang diterima BantenHits.com, Arief terlihat mengecek kondisi tutup drainase di depan Transmart Cikokol yang kondisinya tidak layak. Arief meminta jajarannya membuka tutup drainase untuk memastikan kondisinya.

BACA :  Suplai Logistik Korban Tanah Longsor di Cirinten, Polres Lebak: Semoga Pembangunan Rumah Segera Terealisasi

Arief menjelaskan Pemkot terus berupaya meminimalisir jumlah genangan melalui normalisasi sejumlah saluran drainase yang ada di wilayah Kota Tangerang, termasuk juga dengan membangun embung dan mengoptinalkan sumur retensi dan biopori.

“Selain pengecekan drainase kami juga melakukan rekayasa teknis bagaimana supaya air runoff di jalan cepat masuk ke drainase. Jadi bisa cepat hilang genangannya,” kata Arief di Jalan M.H Thamrin, Kota Tangerang.

Arief menambahkan Pemkot akan memfokuskan cara untuk mempercepat genangan di jalan raya agar cepat mengalir ke drainase yang ada.

“Penting dilakukan pengecekan dimensi dan kapasitas saluran untuk normalisasi drainase,” jelas Arief.

Pemkot Tangerang mengklaim, sejak 2014 hingga 2017 Pemkot Tangerang telah berhasil membangun drainase sebanyak 1.140 ruas dengan panjang 228.16 KM dan menargetkan sebanyak 330 ruas di tahun 2018. Sedang untuk di pemukiman warga, penanganan banjir dilakukan dengan membangun embung yang tujuannya adalah untuk menampung kelebihan air hujan sehingga tak membanjiri pemukiman warga. Sampai saat ini, telah terbangun sembilan embung dan menargetkan kembali membangun enam embung lainnya.

BACA :  Tokoh Muda di Cilegon Ini Sepakat dengan Jokowi; Dukung Komjen Pol Listyo Sigit Jadi Kapolri

“Semoga bisa berdampak positif dalam penanganan banjir dan genangan di Kota Tangerang,” tukas Arief.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler