Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Pandeglang Salurkan Dana Hibah Rp 6 M untuk MDTA di 35 Kecamatan

Published

on

Dana hibah untuk MDTA di Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyerahkan secara simbolis dana hibah untuk Madrasah Diniyah Taklimiyah Alquran (MDTA) di Pandeglang. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelontorkan dana hibah Rp 6 miliar untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliayah (MDTA) di 35 kecamatan.  Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018.

Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang Olis Sholihin mengatakan, dari 1.100 jumlah MATA di Kabupaten Pandeglang,  hanya 867 yang lolos verifikasi. 
 
Menurutnya, penyaluran dana hibah ini sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 58 tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Hibah Uang  yang bersumber dari APBD Pandeglang kepada MDTA.

“Untuk penggunaannya diatur dalam pasal 6 yaitu untuk operasional kegiatan belajar dan mengajar serta ketata usahaan sebesar 25 persen dari jumlah dana hibah yang diterima,  dan 75 persen untuk bantuan insentif Kepala Sekolah tiga ratus ribu dan Guru MDTA dua ratus ribu ,” kata Olis saat penyerahan dana hibah secara simbolis di Aula Sohibul Barokah,  Jumat,  14 Desember 2018.

Ia menjelaskan, untuk besaran hibah MDTA yang diterima bervariatif dari mulai Rp 5 – 8 juta.  Namun, khusus Kecamatan Cikeusik, nilai yang diterima lebih besar, yakni Rp 258,6 juta.
 
“Di Cikeusik MDTA yang lolos verifikasi cukup banyak kurang lebih 38 MDTA,” jelasnya. 
 
Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita, yang secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut mengungkapkan, bantuan MDTA ini jika dibandingkan dengan kerja keras para guru pengajar memang tidak seberapa. Walaupun demikian, Irna berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik guna membantu operasional MDTA, 
 
“MDTA perannya cukup penting dalam memberikan tambahan pendidikan agama bagi peserta didik. Harus terus kita syukuri,  mudah – mudahan seiring waktu berjalan,  kesejahteraan akan terus meningkat,” katanya.
 
Irna meyakini,  MDTA memiliki fungsi untuk memenuhi tambahan pendidikan agama Islam,  memberikan pengetahuan, dan membentuk peserta didik yang berahlak mulia, takwa kepada Allah SWT sehingga jadi anak soleh dan solehah.
 
“Kami mohon maaf agak telat pencairannya. Dan saya minta jangan ada oknum pungli dalam pencairan dana ini, ” tandasnya. (Rus) 

BACA :  Legislator PKS di Serang Rela Membungkuk dan Memberikan Punggungnya untuk Pendemo UU Ciptaker


Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler