Connect with us

Pemkot Tangerang

Baik dalam Mengelola Keuangan Daerah, Kota Tangerang Dapat Dana Insentif Rp 35 M dari Kemenkeu

Published

on

PENYERAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN_5

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2019 dari Gubernur Banten Wahidin Halim. (Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Sekretaris Daerah Kota Tangerang H. Dadi Budaeri menghadiri Rapat Pimpinan Evaluasi Kinerja Pembangunan Banten Tahun Anggaran 2018 dan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2019 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Serang, Senin, 17 Desember 2018.

Dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, seusai rapat Dadi menyampaikan Pemerintah Kota Tangerang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun 2019 dari Kementerian Keuangan atas kinerja serta penyampaian keuangan yang baik.

Dana Insentif Daerah (DID) Tahun 2019 diberikan kepada provinsi, kabupaten dan kota berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu menyusun APBD tepat waktu, evaluasi provinsi tepat waktu untuk RAPBD menjadi APBD dan opini BPK.

BACA :  Rakor, Pemkot Tangerang Rumuskan Kebijakan Ketahanan Pangan

“Kita mendapatkan dana insentif daerah berdasarkan tiga kriteria utama yaitu menyusun APBD tepat waktu, evaluasi provinsi tepat waktu untuk RAPBD menjadi APBD dan opini BPK,” ungkapnya.

“Jumlahnya Rp 35 Milyar sebagai reward kepada pemerintah daerah soal pelaporan keuangan yang baik,” tambah Dadi.

Sekda juga mengungkapkan bahwa dana insentif daerah yang diterima akan dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan yang telah disiapkan oleh Pemkot Tangerang.

“Dananya nanti buat berbagai program pembangunan yang udah disiapkan. Dan peruntukan dana insentifnya tidak spesifik jadi bisa untuk macem – macem program,” sambungnya.

“Untuk kedepannya kita tetap pertahankan penyerapan sesuai target diatas 92%,” pungkasnya.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler