Connect with us

METROPOLITAN

Konser Ulang Tahun Transmedia Makan Korban Jiwa, Remaja Asal Teluk Naga Tewas Dibabat Kelewang

Published

on

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menangkap delapan pembunuh remaja asal Teluk Naga saat pulang nonton konser ulang tahun Transmedia. (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Konser sejumlah grup band ternama saat Ulang Tahun Transmedia di Lapangan Sunburst, BSD, Minggu 16 Desember 2018 memakan korban jiwa. Yanuar Ibrahim (19), seorang remaja asal Kampung Wates, RT 002/011, Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk naga, Kabupaten Tangerang tewas dibabat kelewang saat hendak pulang.

BACA JUGA: Warga Tangsel Protes Jalan Ditutup Gara-gara Konser Suju di BSD

Hanya berselang beberapa saat setelah kejadian, Polres Tangsel langsung mencokok delapan orang pelaku dan memburu tiga pelaku lainnya.

BACA :  Istigasah di Masjid Al Huda Tangerang, Zaki Ajak Warga Doakan Bangsa

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan kepada BantenHits.com di Serpong, Senin, 17 Desember 2018 mengatakan, pembacokan terjadi di Jalan Raya Serpong, persisnya di depan Ruko Melati SR, Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara.

Korban saat itu bersama belasan temannya menumpang truk menuju arah pulang lalu dicegat oleh kelompok remaja lainnya. Komplotan pencegat langsung menaiki truk dari bagian depan bagian. Yanuar yang sedang duduk di atas kepala truk tanpa alasan langsung dibacok paha kirinya menggunakan kelewang hingga terjatuh dari truk.

Setelah melihat korban jatuh dari truk, 15 orang kelompok pencegat langsung melarikan diri ke arah dalam perumahan Villa Serpong. Korban yang terluka dibawa ke Rumah Sakit As-Shobirin, namun nyawanya tak tertolong.

BACA :  Pemkab Bakal Patenkan Motif Batik Khas Lebak

Menurut Ferdi, pihaknya sudah menetapkan tersangka terhadap delapan orang terkait kasus ini. Meurutnya, delapan pelaku perkelahian yang ditetapkan sebagai tersangka ikut berperan dalam tindak kejahatan yang menewaskan seorang remaja. Polisi kini masih memburu para pelaku lainnya.

“Ada tiga orang pelaku yang masuk DPO (Daftar Pencarian Orang),” terang Ferdi.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler