Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Minta Warga Waspadai Koperasi Bodong

Published

on

Kabid Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Syarifudin Hajawinata.

Kabid Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Syarifudin Hajawinata. (BantenHits.com/ Maya Aulia Apriliani)

Tangerang – Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Syarifudin Hajawinata menegaskan pengelola koperasi dilarang melakukan aktivitas bank keliling. Hal tersebut sesuai dengan aturan Undang-undang Nomor 25 tahun 2002.

Pasalnya, koperasi hanya boleh melakukan simpan pinjam dengan anggota koperasi, bukan dengan di luar anggota koperasi.

“Yang tidak boleh dilakukan itu bank keliling, karena bank keliling itu nasabahnya random, padahal koperasi hanya boleh melakukan simpan pinjam terhadap anggotanya saja,” ujarnya.

Syarifudin mengatakan, saat ini banyak pengelola koperasi yang menyalahgunakan hal tersebut untuk kepentingan pribadi. Untuk itu, masyarakat diimbau lebih waspada dan mencari tahu mengenai koperasi.

“Masyarakat harus mengerti apa sih sebenarnya koperasi? Apa koperasi simpan pinjam, koperasi retail, koperasi serba usaha, dan lain sebagainya, agar masyarakat bisa juga mengantisipasi koperasi bodong,” ujarnya.

Ia pun berharap, masyarakat dapat melaporkan jika terlihat adanya aktivitas koperasi yang tidak sesuai dengan aturan kepada Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang agar dilakukan tindakan.

“Nanti kalau ada laporan kita akan lakukan klarifikasi kepada pengelola koperasi, jika memang ditemukan kita bisa bekukan jika SK dari kami, tapi kalau dari kementerian maka kita akan kirim surat pengaduan,” tandasnya. (Rus)

Trending