Connect with us

EKONOMI & BISNIS

PHRI Tangsel: PAD Hotel di Tangsel Naik Karena Okupansi

Published

on

Ketua PHRI Tangsel Gusri Efendi

Ketua PHRI Tangsel Gusri Efendi. (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Ketua PHRI Tangsel Gusri Efendi mengungkapkan target Pajak Asli Daerah (PAD) di Tangerang Selatan lewat Hotel dan restoran yang ditargetkan oleh Pemkot Tangsel sebesar Rp 240 miliar per tahun akan mudah dicapai. Hal ini didukung dengan tingginya okupansi hotel di Tangsel yang mencapai 75 persen hingga akhir tahun ini.

“Untuk Tangsel ya sudah mencapai 75 persen itu yang datang kebanyakan dari daerah luar Tangsel saja,” ucap Gusri, Kamis 20 Desember 2018.

Menurutnya tingginya okupansi karena tamu luar negeri dan luar kota Tangsel yang ingin berlibur di wilayah Jakarta dan Tangerang. Menurutnya, wilayah Tangsel yang berdekatan dengan ibukota Jakarta jadi alasan banyak wisatawan yang hadir menginap di hotel di wilayah Tangsel.

BACA :  Ditolak Pedagang, Indomaret di Kabayan Pandeglang Terancam Gagal Beroperasi

“Kebanyakan wisatawan asing dan luar kota Tangsel saja yang ingin liburan di Jakarta yang nginap dan gunakan fasilitas hotel di Tangsel,” kata dia.

Untuk itu pihaknya mengaku siap membantu menggenjot PAD dari hotel dan restoran dengan berbagai cara seperti memperkenalkan wisata dan berbagai kuliner di Tangsel.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan hotel dan restoran jadi salah satu penghasil utama Pajak Asli Daerah (PAD) di Tangsel. Sampai saat ini, pada tahun 2018, pemasukan dari hotel dan restoran mencapai Rp 240 miliar, sudah melampaui target. Ia memperkirakan saat libur Nataru, Hotel dan restoran bisa menyunbang hingga Rp 5 Miliar.

“Sebenarnya kalau pajak PAD dari hotel dan restoran itu sidah melampaui target. Kita sudah dapat Rp 240 miliar dari target Rp 230 miliar, sampai dengan hari ini. Jadi sampai akhir tahun akan meningkat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Ben ini.(Rus)

BACA :  Disperindag Tangsel Jamin Harga Kebutuhan Pokok Terkendali



Terpopuler