Connect with us

Pemilu

Membandingkan Gaya Capres Berkunjung ke Banten; Jokowi Temui Orang Berpengaruh, Prabowo Menyapa Warga Pedalaman

Published

on

PRABOWO BERKUNJUNG KE BADUY

Calon Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Baduy, Kamis, 20 Desember 2018. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Tangerang – Banten menjadi salah satu ‘wilayah tempur’ yang menjadi perhatian khusus untuk dimenangkan dua pasangan kontestan Pilpres 2019. Selama kurun November-Desember 2018, dua calon presiden yang tengah berlomba menggaet suara pemilih telah mengunjungi Banten.

Menarik untuk dicermati adalah pola kunjungan yang dilakukan petahana Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Jokowi Temui Keluarga Berpengaruh Sekaligus Kunjungan Kerja

Awal November 2018, dua hari berturut-turut Sabtu-Minggu, 3-4 November 2018, Jokowi melakukan serangkaian kegiatan di Banten, baik sebagai Presiden maupun sebagai Calon Presiden.

Kunjungan Jokowi dimulai ke Kawasan Banten Lama. Di tempat ini Jokowi didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim. Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, bahkan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang tak ada hubungan dengan kunjungan kerja ini pun turut menemani.

BACA :  Terungkap di Situs Rekam Jejak, Caleg PPP Dapil Banten III Dikaitkan dengan Kasus-kasus Korupsi Ini

BACA JUGA: Jokowi Kunjungi Banten Lama, Wali Kota Tangsel Turut Menyambut

Usai mengunjungi Kawasan Banten Lama, Jokowi menghadiri deklarasi dukungan dari Keluarga Almarhum Tubagus Chasan Sochib. Seperti diketahui, keluarga ini berhasil menempatkan anggota keluarganya di hampir seluruh wilayah di Banten.

BACA JUGA: Keluarga Besar Chasan Sochib Deklarasikan Dukungan, Jokowi Yakin Elektabilitasnya Meningkat di Banten

Keesokan harinya, Minggu, 4 Desember 2018, kegiatan Jokowi bergeser ke wilayah Tangerang, yang secara elektoral merupakan lumbung suara di Provinsi Banten. Kegiatan Jokowi di Tangerang dimulai dengan mengunjungi Pasar Anyar, kemudian Jokowi mengikuti kegiatan senam bersama di Puspemkot Tangerang.

BACA JUGA: Ditemani Duo Pemimimpin Muda Tangerang, Jokowi Sarapan di Pasar Lama lalu Senam Bersama di Puspemkot Tangerang

BACA :  SmanTi Rangkasbitung Raih Juara di Festival Band KPU Lebak

Dari Kota Tangerang, Jokowi bergeser ke wilayah Tangsel, persisnya ke kawasan eksklusif Alam Sutera. Di Mall@AlamSutera, Jokowi membagikan 6.000 sertifikat tanah kepada warga.

BACA JUGA: Bagikan 6.000 Sertifikat Tanah di Tangerang, Jokowi: Silahkan Dipakai untuk Jaminan ke Bank

Prabowo Kunjungan Seorang Diri

Berbeda dengan Jokowi, kunjungan Capres Prabowo Subianto ke Banten jauh dari ingar bingar. Bahkan, wilayah yang dipilih untuk dikunjungi Prabowo pada Kamis, 20 Desember 2018 justru wilayah Baduy, di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Seperti diketahui, wilayah ini merupakan salah satu wilayah pedalaman di Provinsi Banten.

Di tempat ini Prabowo menyapa warga suku Baduy. Yang menarik, Prabowo menggelar pertemuan tertutup dengan lima Puun atau sesepuh Baduy yang tak sembarang orang bisa menemui.

BACA :  Jokowi Kembali Tunjukan Dominasinya, Kali Ini Ungguli Pelanggaran Administratif di Tangsel

BACA JUGA: Tak Sembarangan Bisa Ditemui, Lima Puun Sesepuh Baduy Gelar Pertemuan Tertutup dengan Prabowo

Pantauan di lokasi, kedatangan Capres nomor urut dua ini tiba di Baduy pukul 09.00 WIB menggunakan kendaraan Toyota Alphard hitam. Prabowo datang sendirian, tidak bersama pasangannya Sandiaga Uno seperti diberitakan sebelumnya. Dia disambut meriah oleh warga serta barisan organisasi masyarakat Badak Banten.

Menggunakan jins biru dengan atasan baju khas warna krem, Prabowo beranjak mengunjungi kediaman kepala desa atau yang lazim disebut jaro dan melanjutkan perjalanannya ke kampung Kadu Ketug.

Kepada awak media, Prabowo mengatakan target calon presiden nomor urut dua di Provinsi Banten yaitu menang.

“Masih lama santai saja, target kita menanglah masa kalah,” ucap Prabowo kepada awak media.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler