Connect with us

METROPOLITAN

Operasi Pekat Kalimaya 2018 Polda Banten Jaring 142 Preman dan Sita 30.155 Botol Miras

Published

on

puluhan ribu botol mias hasil operasi pekat kalimaya 2018 dimusnahkan

Polda Banten memusnahkan puluhan ribu botol miras hasil Operasi Pekat Kalimaya 2018. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Polda Banten telah menuntaskan Operasi Pekat Kalimaya 2018 yang digelar selama kurun 11-20 Desember 2018. Operasi ini berhasil menjaring 142 pelaku premanisme dan menyita 30.155 botol miras serta 11 jerigen tuak.

Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, Operasi Pekat Kalimaya 2018 dilakukan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan jelang Natal dan tahun baru 2019.

“Ini dilakukan sebelum Natal dan tahun baru. Sasaran ada lima, kejahatan jalanan, perjudian, miras dan prostitusi,” ujar Kapolda Banten saat ekspos hasil operasi, Jumat, 21 Desember 2018.

Ribuan botol miras yang berhasil disita Polda Banten dan jajaran langsung dimusnahkan dengan cara dihancurkan alat berat.

Kapolda Banten Brigjen Pol. Tomsi Tohir saat ekspos hasil operasi pekat kalimaya 2018

Kapolda Banten Brigjen Pol. Tomsi Tohir. (BantenHits.com/ Mahyadi)

“Ini semua hasil 10 hari. Saya minta jangan mau Natal, mau Lebaran (dirazia), namun demikian kegiatan ditingkatkan. Ini (miras) sumber malapetaka. Karena abis minum mencuri, merampok. Ini sumber petaka,” tegas Kapolda.

BACA :  Banten KLB Corona, Pengunjung City Mall Cilegon Dites Suhu Tubuh

Sementara terkait aksi premanisme, Tomsi menjelaskan, dari 142 preman, 136 orang dilakukan pembinaan.

“Yang kita bina yang meresahkan seperti juru parkir liar, atau masyarakat yang berkeliaran tanpa tujuan di tengah malam. Enam dijadikan tersangka karena melakukan pengeroyokan dengan sajam,” jelasnya.

Selain tersangka premanismen, dihadirkan juga 16 tersangka, dengan rincian sembilan orang yang diamankan karena melakukan pencurian bahan pokok dari dua tronton, lima tersangka pencuri kabel PLN senilai Rp 20 juta, dan dua pelaku curanmor dengan barang bukti ada lima kendaraan roda dua.

Abuya Muhtadi yang turut hadir dalam acara pemusnahan, mengapresiasi Polda Banten dan jajarannya yang telah berhasil menyita puluhan ribu botol miras.

BACA :  Pemkab Siapkan Sanksi untuk Masyarakat Pandeglang yang Ngeyel Tak Pakai Masker

“Ini harus dilanjutkan agar Banten terbebas dari peredaran miras, karena merusak generasi penerus. Sebab, Provinsi Banten sendiri dikenal dengan daerah agamis sesuai dengan slogannya iman dan takwa. Banten juga dikenal dengan daerah seribu kiai, sejuta santri,” pungkasnya. (Rus)



Terpopuler