Connect with us

METROPOLITAN

Air Laut Mendadak Surut, Warga di Sepanjang Pantai Anyer Mengungsi ke Bukit

Published

on

Tsunami di Tanjung Lesung, Warga Pulomerak Cilegon Panik Mengungsi ke Tempat Tinggi

Warga Pulomerak saat mengungsi ke tempat yang tinggi karena isu tsunami di Tanjung Lesung terjadi juga di Perairan Merak.(BantenHits.com/ Iyus Lsmana)

Serang – Warga yang tinggal di sepanjang pelintasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang, dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi menyusul fenomena air surut yang terjadi di Pantai Anyer, Minggu siang, 23 Desember 2018.

Galuh Manik, seorang pelajar boarding school di Anyer mengatakan, teman-temannya yang masih berada di sekolahnya, Minggu siang akhirnya dipulangkan oleh guru-gurunya karena air laut di Pantai Anyer tiba-tiba surut.

“Dipulangkan sama, Ustaz. Karena air laut tiba-tiba surut,” kata Galuh kepada BantenHits.com.

Galuh menuturkan, temannya yang tinggal Jalan Jaha, Kampung Kubar, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, menuturkan dirinya bersama keluarganya dievakuasi ke bukit setelah putugas memberikan peringatan air surut.

BACA :  Ingin Segera Dievakuasi, Ini Data Mahasiswa asal Banten yang Tertahan di China Menyusul Mewabahnya Virus Corona

“Semua warga udah dievakuasi ke bukit. Sudah banyak warga di bukit,” kata Galuh menirukan ucapan Putri.

Tusnami menerjang kawasan di sepanjang laut Pandeglang hingga Serang, Sabtu malam, 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.45 WIB. Korban tewas akibat tsunami di Pandeglang hingga Minggu siang mencapai 85 orang dan 442 orang luka. (Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler