Connect with us

METROPOLITAN

Korban Tewas Tsunami di Tanjung Lesung Bertambah 18 Orang

Published

on

Proses evakuasi korban tewa tsunami di Tanjung Lesung

Petugas BPBD Pandeglang dan warga melakukan evakuasi korban tewas tertimpa reruntuhan akibat tsunami di Tanjung Lesung. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Korban tewas akibat tsunami di Tanjung Lesung hingga Minggu pagi, 23 Desember 2018 jam 09.00 WIB bertambah menjadi 18 orang. Bertambahnya korban setelah petugas melakukan evakuasi di reruntuhan panggung sejak semalam.

 

Sebelumnya hingga Minggu dini hari korban tewas baru terdata 7 orang ditambah 40 lainnya luka. Kondisi di lokasi yang gelap membuat proses evakuasi dan identifikasi terkendala.
 
Wartawan BantenHits.com Engkos Kosasih melaporkan,  proses evakuasi dilakukan petugas gabungan di lokasi reruntuhan yang diperkirakan sebelumnya tempat berkumpulnya warga. 
 
Kepala BPBD Pandeglang Asep Rahmat memperkirakan  jumlah korban tewas masih akan bertambah,  mengingat belum semua reruntuhan berhasil disisir. 
 
“Karena ini masih proses evakuasi ada kemungkinan mayat akan terus bertambah,” kata Kepala BPBD Pandeglang, Asep Rahmat, di Tanjung Lesung.
 
Menurut Asep, proses evakuasi harus menggunakan alat berat, karena kebanyakan korban tertimpah panggung yang digunakan oleh Grup Band Seventeen saat menghibur para tamu di Tanjung Lesung.
 
“Kita sudah telpon basarnas, mereka akan kesini,” ujarnya.
 
Pantauan BantenHits, com, sejumlah keluarga korban mulai berdatangan untuk memastikan anggota keluarganya menjadi korban atau tidak.
 
“Saya nyari keluarga saya,” kata Ipad salah seorang warga.(Rus)

BACA :  Tolak Aksi 112, GP Ansor Lebak: Apa Urgensi Gerakan 112 Untuk Umat Islam


Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler