Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Disperindagkop Kota Serang Ingin Pastikan yang Dapat Kios di Pasar Kepandean Benar-benar PKL

Published

on

SYAFRUDIN SIDAK PASAR PANDEAN

Wali Kota Serang Syafrudin (kedua dari Kanan) dan Kadisprindagkop Kota Serang Ahmad Banbela (pojok kanan) saat tinjau kesiapan Pasar Pandean, Kota Serang, Senin, 17 Desember 2018. Pasar ini aan menjadi tempat relokasi PKL di Stadion Ciceri.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Disperindagkop Kota Serang ingin memastikan, peagang yang direlokasi dari kawasan Stadion Ciceri atau Stadion Maulana Yusuf benar-benar pedagang. Hal itu untuk memastikan kepemilikan kios di Pasar Kpeandean. Karenanya, proses pendataan dilakukan secara ketat sebelum mereka direlokasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Benbela, Jumat, 28 Desember 2018. Benbela juuga mengaku akan melakukan sosialisasi kepada para PKL yang ada di kawasan Stadion Maulana Yusuf tersebut.

Menurut Benbela, data awal saat PKL di Alun-alun Kota Serang dipindahkan ke Stadion Maulana Yusuf hanya berjumlah 350 orang. Namun kenyataannya saat ini setelah dipindahkan ke stadion malah bertambah dua kali lipat.

Disperindagkop menggandeng Asosiasi Pedagang Kaki Lima atau APKLI untuk dapat memastikan yang mendapatkan kios di Kepandean tersebut adalah benar-benar pedagang.

“Untuk anggaran tahun ini masih dalam tahap awal untuk rehabilitasinya. Sedangkan pada tahun 2019 nanti, alokasi anggaran digunakan untuk tiga item, yaitu MCK, listrik dan paving blok yang akan disesuaikan dengan ketersediaan dana. Pembangunannya akan disesuaikan dengan uang yang ada. Seperti misalnya untuk paving blok, anggarannya Rp 120 juta, disesuaikan saja panjangnya,” ujar Benbella.

Untuk kios tersebut dipastikan gratis dan tidak akan dipungut biaya terlebih dahulu. Hal ini agar para PKL tersebut dapat lebih tertarik untuk menempati tempat tersebut, tanpa harus ketakutan dengan biaya lainnya.

“Makanya kami minta APKLI untuk memberitahu kepada para PKL untuk tidak takut kalau pindah, karena nantinya akan ramai juga. Seperti waktu pemindahan dari alun-alun ke stadion, ternyata ramai juga kan,” pungkasnya.(Rus)

Trending