Connect with us

METROPOLITAN

Jadi Bulan-bulanan Warga, Pemulung yang Diduga Curi Alat Kerja Bengkel Diamankan Polsek Pulomerak

Published

on

Jadi Bulan-bulanan Warga, Pemulung yang Diduga Curi Alat Kerja Bengkel Diamankan Polsek Pulomerak

Pemulung yang diduga curi alat kerja bengkel diamankan Polsek Pulomerak. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Diduga melakukan pencurian alat kerja di sebuah bengkel yang berada di Lingkungan Sekong, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, DA (23) warga Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, diamankan petugas kepolisian Unit Reskrim Polsek Pulomerak, Kamis, 3 Januari 2018.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum diamankan petugas kepolisian, pelaku yang diketahui pemulung tersebut sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar hingga mengalami luka di area wajah.

Mebby Setiawan (30), salah seorang saksi mengungkapkan, dirinya memergoki pelaku saat berada di dalam halaman bengkel. Saat ditanya oleh saksi pelaku mengaku bahwa dirinya hanya mencari barang bekas dan langsung meninggalkan lokasi. Namun kecurigaan saksi diperkuat oleh alat kerja yang berada di lokasi hilang.

BACA :  Vaksin di Polres Cilegon Dapat Hadiah Motor, Buruan Datang! Kesempatan Hanya 13 - 30 April 2022

“Pas ditanya pelaku bilang cuma ambil barang bekas saja. Tapi saya pas meriksa barang barang gergaji potong dan mesin bor sudah tidak ada dan langsung saya kejar pelakunya,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Saat diperiksa oleh petugas kepolisian, DA berkilah bahwa dirinya telah melakukan pencurian. Ia mengatakan hanya mencari barang bekas bersama dua orang temannya.

“Saya tidak mencuri, Pak. Saya lagi cari barang bekas saja. Tapi tau-tau warga langsung pukuli saya,” kilahnya.

Sementara di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Pulomerak Iptu Imdik Rusmono mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan kepada pelaku. Pelaku terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara karena terjera dengan pasal 363 tentang pencurian.

BACA :  Menikah di Tahun 2020? Calon Pengantin Beserta Keluarga Wajib Rapid Test

“Kita terus kembangkan, kemungkinan ada pelaku lainnya yang ikut terlibat. Pelaku terjerat pasal 363 ancaman hukumnya 7 tahun penjara,” tandasnya. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler