Connect with us

METROPOLITAN

Kesal Staf Dispora Kota Tangerang Jorok, Wali Kota Sikat Sendiri Dinding GOR Pedurenan

Published

on

Kesal Staf Dispora Kota Tangerang Jorok, Wali Kota Sikat Sendiri Dinding GOR Pedurenan

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyikat sendiri dinding GOR Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Rabu, 2 Januari 2018. Arief kesal staf Dispora Kota Tangerang jorok. (Istimewa)

Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah melakukan sidak ke gedung olahraga atau GOR Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu 2 Januari 2018.

Begitu tiba, di GOR Karang Tengah, wajah Arief terlihat masam. Musababnya, fasilitas publik tersebut terluhat kurang terawat. Arief juga mendapati GOR malah jadi tempat parkir warga.

“GOR sudah dibangun, manfaatkanlah buat olahraga jangan malah buat parkir mobil begini,” ujar Arief seperti dilansir dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com.

GOR yang dibangun pada 2014 tersebut memang terlihat kurang rapih terlebih dengan adanya beberapa kendaraan warga yang terparkir di halaman gedung. Bahkan cat dindingnya pun terlihat kotor.

BACA :  Tanggul jebol, Ratusan Rumah di Jombang Cilegon Terendam

Arief pun langsung menegur staf Dispora Kota Tangerang yang ditugaskan untuk mengelola gedung tersebut.

“Coba penjaganya mana? Bapak THL di sini kan? Coba itu dindingnya bersihin,” ujarnya, pada salah satu penjaga GOR yang juga pegawai harian lepas Pemkot Serang.

“Tinggal sikat, terus dielapin, jadi bersihkan,” ucap Arief, sambil menyikat dinding cat GOR.

Arief juga berharap masyarakat juga ikut merawat dan memanfaatkan fasilitas publik yang telah dibangun untuk hal positif.

“Sayang kalau pemkot sudah bangun, sudah kita bagusin, kita rapihin, tapi kepedulian masyarakatnya kurang. Kita bangun fasilitas GOR atau Futsal dipakainya jarang,” tuturnya.

Arief menyampaikan saat ini pemkot berusaha untuk mengoptimalkan ruang publik yang ada untuk kepentingan masyarakat.

BACA :  Arief Minta Pusat Segera Lanjutkan Proyek Normalisasi Kali Angke

“Namun itu semua perlu dukungan masyarakat, jangan manfaatkan ruang publik untuk kepentingan pribadi, buat parkir kendaraan atau buat jualan. Gunakan sesuai peruntukannya,” tegasnya.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler