Connect with us

Berita Pemda

Tatu Terus Tambah Insentif Buat Guru Agama di Kabupaten Serang

Published

on

Pemkab Serang Berikan Bantuan untuk Ribuan Kader KB

Bupati Serang Ratu Tatu berfoto bersama kader KB di Kabupaten Serang. Pemkab Serang memberikan bantuan kepada ribuan kader KB yang membantu pengendalian jumlah penduduk. (istimewa)

Serang – Pemkab Serang telah memberikan insentif untuk 8.686 guru ngaji dan 1.165 guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) dengan total anggaran Rp 6,04 miliar. Selain itu, insentif untuk 6.190 guru MD awaliyah dengan total anggaran Rp 7.4 miliar.

Setelah insentif tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berencana akan memberikan bantuan tambahan insentif kepada seluruh guru Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Diniyah (MD), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Serang.

Hal itu, dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Serang membantu guru agama agar terus melakukan kegiatan belajar dan mengajar berjalan lebih optimal.

Dalam keterangan tertulis disebutkan, pernyataan Tatu disampaikan setelah memberikan insentif secara simbolis kepada guru honorer RA, MD, MTS dan MA yang menerima insentif tambahan dari Kemenag Kabupaten Serang.

Selain ilmu pengetahuna umum, Tatu menjelaskan, pendidikan agama juga memiliki peran untuk masyarakat agar bisa mengkontrol secara pribadinya menjadi lebih baik dalam kecerdasan emosional.

“Kebayang kalau anak anak pintar ilmu pengetahuan tapi minim agamanya. Jadi, pasti hancur karena tidak ada guide dalam kehidupannya,” ungkapnya saat memberika sambutan di Tenis Indoor Kabupaten Serang, Jumat, 4 Januari 2019.

Ia juga menuturkan, saat ini Pemkab Serang masih terfokus untuk melakukan perbaikan infrastrukur di Kabupaten Serang. Sehingga, Pemkab Serang akan analisa kebutuhan dan anggaran yang tersedia pada tahun 2019 agar bisa turut membantu guru honorer yang berada dibawah naungan Kemenag tersebut.

“Semoga, setelah selesai infrastrukur kita bisa anggarkan untuk menambah intensif guru agama disini. Karena, masih banyak guru agama juga yang belum terima insentif dan ini adalah PR Kami,” tutur Tatu.

Selain itu, Tatu juga mengakui jika Pemakab Serang baru memberikan bantuan kepada guru agama yang terjangkau di pendidikan non formal pada tingkat MD.

“Bantuan itu juga masih kecil dan akan Kita perluas jangkauannya ke MTS dan MA. Jika, MA juga jadi kewanangan Provinsi Kita lakukan koordinasi untuk bagi tugas agar bisa turut membantu,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Pemkab Serang juga melalui Baznas Kabupaten Serang memberikan bantuan insentif yang diberikan kepada pemandi jenazah, guru ngaji, bantuan pendidikan kepada siswa tidak mampu, yatim piatu, dan siswa berprestasi.

“Setelah infrastruktur terselesaikan maka kita juga fokuskan kepada guru agama. Meskipun, guru agama tanggung jawab Kemenag Kita juga tidak akan lepas tangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang, TB Sihabudin mengatakan, guru yang mendapatkan bantuan sebanyak 1612 guru honor agama di Kabupaten Serang dan masing-masing mendapatkan Rp 3 juta.

“Seharusnya dibagikan kemarin karen ada bencana tsunami diberikan setelah Desember dan 2019 juga akan digulirkan kembali untuk bantuan insentif,” paparnya.

Kata Sihabudin, jumlah guru honor di Kabupaten Serang mencapai 24 ribu sehingga bantuan tersebut diberikan kepada honorer yang tidak mendapat sertfikasi.

“Tidak semua kita berikan karena ada juga yang mendapat sertifikasi dan guru honor yang belum tercover kita sedang koordinasi dengan Ibu Bupati agar mendapatkan tambahan bantuan,” turut Sihabudin.(Rus)

Trending