Connect with us

Pemilu

Sindir Empat Tahun Kepemimpinan Jokowi, Sandi: Sudah Diborgol dan Pakai Rompi Korupsi Terus Lanjut

Published

on

Ogah Jadikan Ponpes Tempat Kampanye, Sandiaga Hanya Ucapkan Ini saat Hadiri Milad Ponpes Al Mubarok ke-22

Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri Milad ke-22 Ponpes Al Mubarok, Sumur Pecung, Kota Serang, Minggu, 6 Januari 2019.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Tangerang – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Sandiaga Salahudin Uno, mengaku sudah mempersiapkan materi debat Capres- Cawapres. Sandi menyoroti kasus korupsi yang terus terjadi selama empat tahun kepemimpinan Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Sandi seusai menghadiri dialog gerakan penciptaan lapangan kerja (oke oce) di Rumah Makan Liwet Sunda, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Minggu, 6 Januari 2019.

“Kita harapkan nanti di debat, dalam topik korupsi yang sudah masuk ke stadium 4 ini. berarti selama empat tahun ini tidak ada pembenahan. Korupsi meski (pelakunya) sudah diborgol dan kasih rompi masih tetap berlanjut,” ucap Sandi.

Sebelumnya, setelah adu visi misi gagal digelar KPU, Sandiaga Salahudin Uno kini tengah mempersiapkan materi untuk debat pertama Capres-Cawapres. Sandi mengaku telah mempersiapkan cara untuk menyampaikan visi-misi secara langsung.

“Kami ingin menampilkan visi misi dan gagasan kami untuk Indonesia yang adil. Tidak ingin (debat Capres Cawpares) ini ajang debak kusir, ajang cepat tepat, atau cerdas cermat. Kami ingin, (debat capres cawapres) ini bukan lomba menghapal, terutama hapal singkatan-singkatan,” terang Sandi seusai menghadiri Milad ke-22 Ponpes Al Mubarok, Sumur Pecung, Kota Serang, Minggu, 6 Januari.

Menurut Sandi, dalam debat Capres-Cawapres nanti, kemampuan nalar pasangan calon diuji untuk memecahkan berbagai masalah bangsa.

” Kami juga menyampaikan tentang (penegakan) hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” sambungnya.

Beberapa hal yang dia sampaikan, lanjut Sandi, akan jadi pokok pemikiran bagaimana ke depannya masalah tersebut bisa dipecahkan.

“Di uji kemampuan nalar kita untuk bangsa ini. Kami punya pasukan 1.000 kunjungan. Dan nanti kami tampilkan di debat,” pungkasnya.(Rus)

Trending