Connect with us

METROPOLITAN

Bais Nyamar Jadi Tukang Nasi Goreng Supaya Bisa Maling Motor, Lihat Gerobaknya Gak Meyakinkan Banget

Published

on

Maling motor yang nyamar jadi tukang nasi goreng keliling

Gerobak nasi goreng yang dipakai kedok oleh Arohmanul Bais, seorang maling motor di Tangsel. (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Tangerang Selatan meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (ranmor) yang berkedok sebagai penjual nasi goreng keliling.

Aksi pelaku bernama Arohmanul Bais (26) itu terpergok petugas ketika beraksi di Kampung Bulak, Kedaung Timur, Pamulang, Tangerang Selatan pada 29 Desember 2018 lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, diketahui Bais adalah seorang tukang nasi goreng gerobak yang sekaligus mencari sasaran sepeda motor yang akan digasak.

“Sambil berjualan, dia melihat tempat aman dan motor, jika dimungkinkan, dia mengambil sepeda motor,” ungkap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan, Senin 7 Januari 2019.

BACA :  Tabrak Mahasiswi Hingga Tewas di Ciledug, Sopir Bus Mayasari Bakti Diamuk Massa

Dalam melancarkan aksinya, Bais biasanya bersama seorang rekannya Dendy yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Bais dibekuk ketika ia dan Dendy tengah membawa kabur motor yang sudah dicurinya. Keduanya membawa motor curiannya dengan kecepatan tinggi diketahui oleh Satreskrim Polres Tangsel yang tengah berpatroli. Polisi pun menembakkan timah panas kepada kaki Bais karena akan menabrakkan motornya ke arah petugas. Sedangkan Dendy melarikan diri dan masih terus diburu petugas.

Bais mengaku kepada petugas sudah beraksi menggasak sepeda motor sebanyak lima kali dengan modus tersebut.

“Ada tiga unit sepeda motor yang ditemukan di kos-kosan milik tersangka,” ucap Ferdy.

Akibat perbuatannya, Bais terjerat pasal 363 KUHPidana atas tuduhan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara.(Rus)

BACA :  Terkait Pilkades, Warga Sukatani Demo di Kantor Bupati Serang



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh