Connect with us

Berita Pemda

Pimpin Apel Pagi, Arief Bahas Revolusi Industri 4.0 hingga Sampah yang Masih Numpuk di Kantor Kecamatan

Published

on

Pimpin Apel Pagi, Arief Bahas Revolusi Industri 4.0 hingga Sampah yang Masih Numpuk di Kantor Kecamatan

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat memimpin apel pagi di Pemkota Tangerang, Senin, 7 Januari 2019. Dalam apel tersebut, Arief membahas revolusi industri 4.0 hingga sampah yang masih numpuk di kantor kecamatan.(FOTO: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah memimpin apel Senin pagi pegawai di lingkup Pemerintah Kota Tangerang di lapangan apel Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 7 Januari 2019.

Dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, apel pagi pegawai tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, Sekretaris Daerah Dadi Budaeri, serta kepala OPD di lingkup Pemkot Tangerang.

Dalam arahannya, Arief menyampaikan tentang perkembangan era revolusi industri 4.0, dimana seiring perkembangannya harus merubah cara kerja,cara pikir, dan pelayanan birokrat kepada masyarakat.

“Seharusnya proses administrasi juga bisa lebih ditingkatkan. Sekarang perlu disiapkan SDM yang mampu beradaptasi dan mampu bersaing di tengah persaingan,” jelas Arief di hadapan para peserta apel.

Untuk itu, Arief meminta agar seluruh aparatur Pemkot Tangerang agar mempersiapkan diri dalam menghadapi era teknologi serba digital.

Pada kesempatan tersebut, Arief menggarisbawahi perihal kebersihan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparatur maupun masyarakat Kota Tangerang.

“Saya masih prihatin tentang urusan kebersihan yang masih kurang diperhatikan oleh aparat pemkot. Masih ada sampah yang menumpuk di depan kantor kecamatan,” tegasnya

“Saya juga keliling ke sarana olahraga, kotor juga semua,” tambahnya.

Menutup arahannya, Arief mengutarakan agar tahun 2019 ini menjadi tahun dimana aparatur bisa memberikan dedikasi dengan penuh kesungguhan untuk kota Tangerang.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan dan kebaikan kota yang sudah menjadi rumah bagi kita semua,” pungkasnya.(Rus)

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending