Connect with us

METROPOLITAN

Menko Maritim Gelar Pertemuan Penanggulangan Sampah, Airin: TPA Cipeucang Akan Jadi PLTSa

Published

on

Menko Maritim Gelar Pertemuan Penanggulangan Sampah

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menggelar pertemuan penanggulangan sampah dengan sejumlah kepala daerah di antaranya Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany, Selasa, 8 Januari 2019. Pertemuan tersebut menghasilkan rencana TPA Cipeucang akan dijadikan  PLTSa.(Istimewa)

Tangsel – TPA Cipeucang direncanakan akan diubah menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa. Kepastian proyek tersebut setelah Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Selasa 8 Januari 2019.

Menurut Airin,  pertemuan dengan Menko Maritim digelar  terkait penanggulangan sampah Cipeucang. Pertemuan salah satunya menghasilkan solusi TPA Cipeucang  dijadikan pembangkit listrik tenaga sampah atau PLTSa.

“Alhamdulillah, hasil pertemuan dengan Pak Menteri terkait percepatan penyelesaian Outline Business Case (OBC) dari pihak Korea Selatan,” ungkapnya.

BACA :  Mahasiswa dan Pengusaha di Banten Disebut Terlibat Jaringan Teroris

Airin menjelaskan, pada awalnya Korea Selatan akan melakukan percepatan penyelesaian studi kelayakan dan lainnya pada bulan April sesuai dengan timetable, namun informasi yang kita dapat mereka akan menyelesaikan lebih awal di akhir Februari atau Maret.

“Mudah-mudahan ini bisa cepat selesai, sehingga bisa masuk tahap lelang investasi PLTSa dan Groundbreaking serta penyelesaian pekerjaan PLTSa di TPA Cipeucang di tahun ini,” ungkapnya.

Airin menjelaskan, PLTSa tersebut akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang diluas lahan 13,6 Hektar. Pasalnya produksi sampah yang masuk ke TPA Cipeucang 300 ton per hari.

“Dengan jumlah penduduk dan produksi sampah yang banyak per harinya, sudah layak dibangun PLTSa di TPA Cipeucang,” jelasnya.

BACA :  Jatuh dari Pohon, Nenek 59 Tahun di Cilegon Tewas Tertabrak

Pembangunan PLTSa ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 35 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

“Dalam Pepres tersebut Tangsel masuk dalam 12 Kota yang akan dipakai sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis PLTSa,” ungkap Airin. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler