Connect with us

METROPOLITAN

Guru Terduga Penyebar Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Ternyata Pengurus Masjid di Perumahan Metro Cilegon, Warga Yakin Dia Korban

Published

on

Guru Terduga Penyebar Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Ternyata Pengurus Masjid

Rumah, MIK, guru terduga penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Selain guru, MIK juga seorang pengurus masjid dengan jabatan sekretaris DKM di perumahan Metro Cilegon.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Polda Metro Jaya menangkap satu terduga penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara yang tercoblos di Kota Cilegon, yakni, MIK (38), Sabtu, 6 Januari 2019.

Faisal Amin, salah seorang tokoh masyarakat lingkungan Perumahan Metro Cilegon, tepatnya di Cluster Cendana Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengungkapka, MIK merupakan warga yang terkenal ramah di dalam lingkungan sekitar perumahan.

“Yang bersangkutan merupakan sekertaris DKM (di komplek) adi di bawah kepengurusan DKM. Kesehariannya baik, tidak pernah ada obrolan politik. Memang kalau saya yang bersangkutan adalah korban karena men share begitu lah,” ujar Fasilan yang diketahui juga merupakan Sekertaris Kecamatan (Sekmat) Cilegon.

Faisal mengatakan bahwa dirinya sudah mengingatkan baik kepada MIK maupun kepada warga lainnya untuk tidak sembarangan menshare sebuah informasi baik informasi tersebut hoaks maupun yang lainnya.

“Tinggal kepribadiannya saja, saya ingatkan tidak hanya kepada yang bersangkutan melainkan kepada warga lainnya. Agar tidak menshare berita yang hoax dan seandanya itu kenyataannya ya sudah jangan di share-share,” ujarnya.

Saat disinggung perihal penangkapan yang dilakukan oleh petugas kepolisian dari Polda Metro jaya, Faisal kembali mengatakan, bahwa dirinya bersama warga baru mengetahui setelah MIK diamankan. Pada saat diamankan petugas sudah berkoordinasi dengan RT setempat.

“Kalau pada saat ditangkap sih enggak geger dan ramainya setelah sehari atau dua hari, dari mabes langsung ijin ke RT untuk menjemput tersangka dikeluarkan juga surat penahananannya. Beliau merupakan salah seorang tenaga pengajar di SMP YPWKS,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Zuladri Wakil Kepala SMP Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel (YPWKS) membenarkan pelaku MIK merupakan salah satu tenaga pengajar senior di sekolah tersebut.

“MIK memang guru di sini, dia (pelaku) ngajar geografi dan sudah belasan tahun termasuk guru senior. Kesehariannya termauk orang yang baik dan biasa-biasa saja, saya tidak tau yang bersangkutan aktif atau tidak aktif di media sosial. Dia sudah lima hari tidak memberikan pelajaran atas dasar izin keluarga,” tandasnya. (Rus)

Trending