Connect with us

METROPOLITAN

Dua Hari Berturut-turut Ditemukan Mayat Perempuan, Yang di Hutan Mangrove Cengkok Bikin Warga Takut

Published

on

Mayat perempuan ditemukan di Hutan Mangrove Sungai Cengkok

Petugas memeriksa mayat perempuan tanpa Identitas di hutan mangrove Sungai Cengkok, Kota Serang. (Istimewa)

Serang – Dalam tempo dulu hari, Kamis-Sabtu, 10-12 Januari 2019 berturut-turut ditemukan mayat perempuan di wilayah hukum Polres Serang Kota.

Penemuan pertama Kamis malam, sekitar pukul 21.50 WIB. Mayat perempuan tanpa busana ditemukan di area tempat pemakaman umum di Lingkungan Tanjakan, RT 001/004, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Mayat perempuan ini diduga korban pemerkosaan.

BACA JUGA: Warga Banjar Agung Cipocok Jaya Digegerkan Mayat Perempuan tanpa Busana di Pemakaman

Selang satu hari, Sabtu, 12 Januari 2019, giliran warga Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Rawa Hutan Mangrove pinggir laut Sungai Cengkok.

Sopyan, salah seorang warga Cengkok kepada awak media menyampaikan, mayat tersebut dia temukan saat sedang mencabut benih padi di dekat rumahnya. Saat itu ia tidak mengira mayat ditumpukan pohon mangrove adalah mayat manusia.

Karena takut, untuk memastikan hal tersebut, Sopyan memanggil rekan lainya untuk bersama-sama mengecek.

“Saya takut sendiri melihatnya, maka panggil teman nelayan lainnya untuk memastikan. Dikira boneka yang ditumpukan pohon Mangrove,” katanya.

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan baju kaos warna coklat lengan panjang dengan celana pendek warna hitam. Perempuan tersebut memiliki tinggi badan 155 cm dengan perawakan sedang dan diperkirakan berumur sekira 40 tahun. Kondisi kepala mayat perempuan itu dalam keadaan rusak.

Sopyan memastikan, mayat tersebut bukan salah satu warga sekitar.

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi, sik melalui Kabid humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi mengatakan, tidak ada laporan ada warga kehilangan atau meninggal yang ditetima.

“Jadi kita fokus dulu kepada upaya penyelidikan dan olah TKP, serta melakukan  pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter dan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban, ” terang Edy.

Mengingat tidak ada warga sekitar yang mengenali, lanjut Edy, kepolisian untuk sementara memastikan mayat perempuan tersebut bukan warga sekitar lokasi.

“Kondisi mayat tersebut sudah kondisi bengkak dan mengeluarkan bau tak sedap dan kita duga sementara bahwa mayat sudah beberapa hari meninggal,” kata Edy.

Anggota Polres Serang Kota masih melakukan penyelidikan penyebab kematian perempuan tersebut. Sementara, jenazah dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Serang  untuk penyelidikan lebih lanjut.(Rus)

Trending