Connect with us

METROPOLITAN

Konsumen Akan Laporkan Petugas PLN Rayon Cilegon yang Lompati Pagar Rumah dan Bongkar KWH Tanpa Pemberitahuan ke Polres Cilegon

Published

on

Cilegon – Maynur Dasawati (38), pemilik rumah yang KWH Meternya dibongkar paksa tanpa pemberitahuan oleh petugas PLN Rayon memastikan dirinya akan melaporkan peristiwa pembongkaran tersebut ke Polres Cilegon. Pasalnya, kuat dugaan saat melakukan pembongkaran petugas PLN Rayon Cilegon memasuki halaman rumah tanpa ijin dan ironisnya hingga melompati pagar rumah.

“Saya akan laporkan pembongkaran ini kepada kepolisian, memang untuk pembongkaran hak dari PLN namun saya juga punya hak atas rumah saya. Ini petugasnya lompat pagar buat ngebongkar KWH meter yang ada di halaman rumah. Saya tanya sama RT tidak ada pemberitahuan sama sekali,” ujarnya, Selasa, 22 Januari 2019.

Maynur mengungkapkan, sebagai konsumen PLN ia tidak keberatan untuk dibongkar KWH meter yang berada di halaman rumah, meskipun ia menduga tanpa melalui tahapan prosedural. Namun ia sangat menyayangkan petugas PLN Rayon Cilegon yang memasuki halaman rumahnya tanpa ijin

BACA :  Muspika Cikulur Keliling ke 13 Desa, Wawar Perbup AKB sampai Bagi-bagi Masker

” Saya sudah ke kantor PLN, kata informasi suruh ngehubungin Bu Alfiah sama Fadilah. Dia bersikeras itu sudah sesuai prosedur yang gak saya terima manjat pagar dan masuk ke dalam pekarangan rumah ini tindakan kriminal saya akan laporkan, ” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya Maynur Dasawati mengeluhkan adanya pemutusan aliran listrik secara sepihak yang dilakukan petugas PLN Rayon Cilegon, pemutusan aliran listrik rumahnya tersebut dilakukan pada saat rumahnya tidak berpenghuni. (Rus)



Terpopuler