Connect with us

METROPOLITAN

Lima WNA Taiwan Terjebak Tsunami Berhasil Diselamatkan Balawista Banten, Diplomat Tawarkan Pelatihan sebagai Balas Jasa

Published

on

DIPLOMAT TAIWAN DAN WAGUB BANTEN ANDIKA HAZRUMY

Diplomat Taiwan bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.(Istimewa)

Serang – Tsunami Selat Sunda yang melanda Banten, 22 Desember 2018, menyimpan banyak cerita haru sekaligus heroik. Salah satunya, kisah yang dialami lima warga negara asing atau WNA Taiwan.

Kisah tersebut diulas kembali dalam pertemuan rombongan Kedutaan Taiwan dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di kantor Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu, 23 Januari 2019. Kedutaan Taiwan memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Banten.

Diungkapkan Andika dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, lima WNA Taiwan tersebut terjebak di wilayah tsunami. Mereka berhasil diselamatkan setelah Andika Hazrumy mendapatkan telepon dari salah satu kementerian yang menyebutkan ada lima WNA Taiwan terjebak di lokasi terdampak tsunami.

“Saya waktu itu telepon Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) Banten. Alhamdulillah semua warga Negara Taiwan yang terjebak, jumlahnya ada 5 orang, bisa diselamatkan,” kata Andika.

Andika yang berkomunikasi langsung menggunakan bahasa Inggris dengan para diplomat Taiwan tersebut, lalu menambahkan, bahwa sebagi ungkapan rasa terimakasihnya pemerintah Taiwan kemudian menawarkan program pelatihan penanggulangan bencana kepada Pemprov Banten di Negara mereka pada Maret mendatang.

“Kita diminta mengirim orang-orang kita dari lembaga atau instansi penanggulangan bencana ke Taiwan. Di sana orang-orang kita itu akan dilatih penanggulangan kebencanaan bersama dengan peserta dari sejumlah Negara lain,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharsa yang mendampingi Andika menerima para diplomat Taiwan, menambahkan, pemerintah Taiwan bahkan secara bersungguh-sungguh menawarkan agar di masa mendatang dilakukan kerja sama di bidang pembangunan daerah kepada Pemprov Banten.

“Semacam sister city dan sebagainya. Intinya mereka menawarkan hal apa yang bisa mereka bantu kepada kita sebagai ungkapan terima kasih mereka,” jelas Babar.

Babar melanjutkan, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyambut baik tawaran tersebut dan segera memerintahkan dirinya untuk melakukan penjajakan terkait penawaran pemerintah Taiwan tersebut.

“Tentu saja banyak sekali sebetulnya yang relevan untuk dilakukan dengan Taiwan. Kami akan pelajari dulu apa yang bisa kita lakukan dengan mereka dalam waktu dekat ini, mungkin di bidang pembangunan perekonomian,” paparnya. (Rus)

Reporter: Mahyadi
Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending