Connect with us

Pemilu

Pelajar Keren Itu Tak Boleh Golput saat Pemilu Juga Tak Terpengaruh Hoaks

Published

on

sosialisasi pendidikan budaya politik dan etika bagi pemilih pemula, di Balai Ratu Permai, Jalan Tegal Rotan, Ciputat

Pemkot Tangsel dan Kejari Tangsel saat sosialisasi pendidikan budaya politik dan etika bagi pemilih pemula, di Balai Ratu Permai, Jalan Tegal Rotan, Ciputat, Kamis, 24 Januari 2019.(BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Pemerintah Kota Tangsel mengajak pemilih pemula dari kalangan pendidikan untuk berpartisipasi pada Pemilu 2019 mendatang. Datang ke tempat pemungutan suara atau TPS untuk menggunakan hak pilih sebagai warga negara yang baik.

“Jadi warga negara yang baik tidak boleh golput, harus datang ke bilik suara pada pemilu nanti,” kata Asda I Kota Tangsel Rahmat Salam saat sosialisasi pendidikan budaya politik dan etika bagi pemilih pemula, di Balai Ratu Permai, Jalan Tegal Rotan, Ciputat, Kamis 24 Januari 2019. 

BACA :  VIDEO: Segera Patenkan DPT Pemilu 2019 di Banten!

Pada sosialisasi yang dihadiri puluhan pelajar dari seluruh Tangsel ini Rahmat menjelaskan tentang pentingnya memilih saat pemilu. Selain itu, kata dia, menjelang pilpres marak berita bohong atau hoaks. Dia mengimbau para pelajar untuk bisa menyaring tiap informasi yang diterima, serta menghindari provokasi.

“Pelajar itu harus cerdas dan melek informasi. Selain jangan terpengaruh isu juga jangan jadi penyebar hoaks. Bisa belajar dari kakak wartawan yang sekarang ada disini,” ucapnya. 

“Kurangi fitnah, berkuranglah hasut menghasut, berkuranglah sesuatu hal yang menjadi provokatif. Ayo, kita berpikir dengan jernih dan memilih pilihan masing-masing dan dilakukan dengan baik dan benar,” tambahnya. 

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Tangsel Setyo Adhi Wicaksono mengajak para peserta agar benar-benar menjadi pemilih dan bijak dalam menggunakan media sosial. Dia berharap kepada peserta yang menjadi pemilih pemula supaya benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk ikut meramaikan gelaran pemilu nanti dan meneruskan kepada teman-teman di sekolah tentang apa yang didapat pada kegiatan sosialisasi tersebut.

BACA :  Terungkap! Undangan Mencoblos di Wilayah Ini Dijual Ketua KPPS Rp 25 Ribu Per Lembar kepada Suruhan Caleg NasDem

“Jangan golput, bijak menggunakan medsos,” seru Adhi.

Dia menjelaskan, peran kejari dalam tahun-tahun politik ini adalah ikut mengamankan dan mengantisipasi politik uang atau money politic, penyimpangan pelaksanaan, dan proses penegakan hukum yang dapat memicu kegaduhan serta sengketa pada pemilu. 

Reporter:  Ade Indra Kusuma
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler