Connect with us

METROPOLITAN

Peras ASN Dinas Pendidikan, Oknum Wartawan asal Bandung Ditangkap Satreskrim Polres Cilegon

Published

on

Peras ASN Dinas Pendidikan, Oknum Wartawan asal Bandung Ditangkap Satreskrim Polres Cilegon

Oknum wartawan pemeras ASN Dinas Pendidikan Cilegon (dua dari kanan) saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Cilegon. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Anggota Kepolisian dari Unit Tipidkor Satreskrim Polres Cilegon berhasil mengamankan seorang oknum wartawan berinisial IN (38), Warga Kecamatan Regol, Kota Bandung Bandung karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara ASN Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Udin Saprudin (47). 

Informasi yang berhasil dihimpun penangkapan terhadap oknum wartawan tersebut terjadi Jumat, 25 Januari 2019 di sebuah kafe di Lingkungan Jombang Mesjid, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Saat itu, Udin yang merupakan warga Bukit Baja Sejahtera (II), Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon merasa tertekan dengan ancaman pelaku yang akan membuat pemberitaan di media jika keinginan pelaku tidak di penuhi oleh korban.

Menurut Udin, pelaku yang tak lain masih terdapat hubungan kerabat dengan dirinya selama dua pekan terakhir kerap meminta uang dengan nada mengancam.

“Di bulan Januari ini sudah tiga kali, pertamanya kita silahturahmi dengan baik pertemuan pertama di kantor kedua di Temu Putih, ketiga yang kemarin itu,” ujarnya, Senin 28 Januari 2019.

Udin mengungkapkan, merasa tidak nyaman mendapatkan sikap dari pelaku akhirnya dirinya berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan selanjutnya pihak kepolisian meminta kepada dirinya untuk memenuhi keinginan pelaku.

“Setelah saya koordinasi dengan petugas, saya diminta untuk mengikuti keinginan pelaku. Akhirnya saya cari uang Rp1 juta,” ungkapnya.

Kembali Udin mengungungkapkan petugas kepolisian langsung menyergap pelaku setelah dirinya usai menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku.

“Pas kasiin uang juga pelakunya bilang minta tambah lagi, seteleh dikasiin polisi langsung nangkep,” tandasanya.

Sementara, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso membenarkan jika pihaknya saat ini tengah menyelidiki kasus oknum wartawan yang melakukan pemerasan. Pelaku terancam Pasal 368 jo Pasal 369 KUHP tentang tindak pidana pemerasan.

“Saya imbau kepada siapa saja yang rentan terhadap tindak pemerasan, jangan sungkan lapor polisi. Saya apresaisi apa yang dilakukan korban, sehingga pelaku bisa langsung kami proses,” tandasnya.

Reporter: Iyus Lesmana
Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending