Connect with us

WISATA

Kerugian Hotel Terdampak Tsunami di Pandeglang Capai Rp 200 M,  PHRI Minta Pemerintah Komitmen Bangkitkan Pariwisata

Published

on

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Kabupaten Pandeglang Widiasmanto

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Kabupaten Pandeglang Widiasmanto mengungkapkan, kerugian hotel terdampak tsunami di Pandeglang capai Rp 200 M. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Kabupaten Pandeglang Widiasmanto meminta, Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang berkomitmen untuk membangkitkan sektor Pariwisata di Pandeglang yang rusak akibat tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu.

“Kalau sektor pariwisata menjadi jalan keluar untuk membangkitkan per-ekonomian daerah, maka ayo komitmen bersama, bangkitkan sekor pariwisata yang hancur akibat tsunami,” kata Widisamanto di Pendopo Bupati Pandeglang, Kamis, 31 Januari 2019.

Pria yang juga menjabat sebagai General Manager (GM) Tanjung Lesung ini, merinci kerugian material bangunan seluruh hotel maupun homestay yang rusak akibat tsunami mencapi Rp 200 Miliar.

“Itu kerugian material bangunan yang rusak, belum lagi kerugian potensi income. Makannya ini butuh komitmen semua pihak untuk memulihkan sektor pariwisata,” jelasnya.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku akan mengarahkan semua even-even pariwisata ke daerah terdampak tsunami.

“Kita arahkan semua even-even di sana (terdampak tsunami), kita fasilitasi semua,” singkatnya.

Reporter:  Engkos Kosasih
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending