Connect with us

METROPOLITAN

50 Petugas Rutan Kelas II B Rangkasbitung Jalani Tes Urine

Published

on

50 Petugas Rutan Kelas II B Rangkasbitung Jalani Tes Urine

Kadiv PAS Kemenkum HAM Banten (menunjuk) ketika memeriksa pelaksanaan tes urine petugas Rutan Kelas II B Rangkasbitung. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melaksanakan pembinaan juga tes urine terhadap petugas rumah tahanan atau Rutan Kelas II B Rangkasbitung. Tujuannya untuk memberantas peredaran gelap narkoba di jaringan lapas.

“Ini kita tindak lanjuti sesuai dengan arahan atasan kita, kita sepakat untuk memberantas peredaran narkoba di rutan/lapas,” kata Taufiqurrakhman  Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Banten kepada awak media, Senin, 4 Februari 2019.

Menurutnya, Kemenkum HAM Banten berkomitmen akan menindak seluruh petugas yang terbukti terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. Bahkan petugas yang dinyatakan positif saat menjalani tes urine tentunya akan segera ditindaklanjuti.

BACA :  Dua Pekan Warga Perbatasan Banten-Jabar MCK di Kali Cibeber, Pemkab Didesak Distribusikan Air Bersih

“Kalau ada yang positif kita tindak lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya.

Melalui tes urine ini, sambungnya, petugas akan berhati-hati terhadap narkoba dan mulai menjauhi perlakuan yang menyimpang dari peraturan.

“Tidak menutup kemungkinan warga binaan pemasyarakatan juga akan kita periksa urine nya,” ujarnya.

Sementara kepala Rutan Rangkasbitung Aliandra Harahap menyatakan ada 50 petugas rutan yang mengikuti tes urine secara on the spot dan disaksikan langsung Kadiv Pas Kemenkum HAM Banten.

“Semuanya ikut tes urine, kita minta semua mengikuti prosedur yang berlaku dan berkomitmen untuk melawan peredaran narkoba jaringan lapas,” akunya.

Reporter:  Fariz Abdullah
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

 

BACA :  Wujudkan Pandeglang Kabupaten Layak Anak, LPA Dorong Perda KLA


Terpopuler