Connect with us

METROPOLITAN

Air Tanah Tiba-tiba Menghilang Padahal Kedalaman Sumur sudah 40 Meter,  Warga Gerem Cupas Wetan Konsumsi Air Kali

Published

on

Warga Gerem Cupas Wetan saat menggunakan air kali untuk kebutuhan mereka.

Warga Gerem Cupas Wetan saat menggunakan air kali untuk kebutuhan mereka. (Istimewa)

Cilegon – Warga yang berada di Lingkungan Gerem Cupas Wetan, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, terpaksa harus menggunakan air kali untuk kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut menyusul minimnya ketersediaan air tanah di lingkungan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, cuci, kakus, hingga untuk kepentingan memasak dan air minum, warga yang terdiri dari 176 Kepala Keluarga (KK) menggunakan air kali. Namun, ironisnya air yang digunakan oleh warga tersebut memiliki kualitas air kurang bagus. 

“Saya sudah mendatangi Dinas Perkim (Perumahan dan Permukiman) Kota Cilegon, untuk menyuarakan aspirasi warga Gerem Cupas Wetan. Sebab selama enam bulan terakhir mereka mengonsumsi air kali, lantaran persediaan air bersih atau air tahan di wilayah mereka minim,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Cilegon Rahmatulloh, Rabu, 6 Februari 2019.

Menurut Rahmatulloh, minimnya persediaan air tanah akibat dari dangkalnya kedalaman sumur warga sehingga menyebabkan persediaan air yang tersedia cepat habis digunakan oleh warga.

“Rata-rata kedalaman sumur di wilayah Gerem Cupas Wetan hanya 30 meter atau 40 meter. Kelihatannya butuh lebih dalam lagi, antara 80 meter hingga 100 meter,” ujarnya.

Guna mengatasi persoalan tersebut Rahmatulloh mengungkapkan bahwa dirinya telah mendatangi Dinas Perkim Kota Cilegon untuk segera membantu warga dalam hal persediaan air bersih.

“Untungnya, Dinas Perkim Kota Cilegon ada anggaran kegiatan deep well (sumur bor dalam) di APBD 2019 ini,” ungkapnya.

Reporter:  Iyus Lesmana
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Trending