Connect with us

Berita Pemda

Warga Terdampak Tsunami di Pandeglang Enggan Direlokasi ke Hunian Tetap yang Dibangun Pemerintah

Published

on

Bupati Pandeglang saat Koordinasi dengan BNPB

Bupati Pandeglang Irna Mari kita saat Koordinasi dengan BNPB terkait pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak tsunami. (Foto: Humas Pemkab Pandeglang)

Pandeglang – Sebagian warga di delapan kecamatan yang terdampak bencana tsunami di Pandeglang enggan untuk direlokasi ke Hunian Tetap (huntap) yang akan dibangun oleh Pemerintah.

Padahal pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan huntap di delapan kecamatan yang meliputi Kecamatan Carita, Labuan, Sukaresmi, Panimbang, Cigeulis, Pagelaran, Cimanggu dan Sumur.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pandeglang  Irna Narulita saat melakukan kordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Koordunasi dilakukan terkait pembangunan hunian sementara (Huntara).

“Maka dari itu kita harus cepat koordinasinya baik itu koordinasi terkait pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap), atau hal lain terkait penanganan pemulihan bencana”, kata Irna dalam keterangan pers yang diterima BantenHits.com, Minggu, 10 Februari 2019.

Dalam pertemuan di ruang rapat Graha BNPB Jakarta Timur, Irna mengatakan pemerintah juga terus melakukan verifikasi data dengan BNPB terkait pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap bagi para korban bencana tsunami.

“Dengan terus melakukan koordinasi, pihaknya sangat terbantu, alhamdulilah dalam kurun waktu seminggu progres pembangunan huntara bagi para korban tsunami sudah mencapai 12 unit,” jelasnya.

Irna menambahkan,  pemerintah kabupaten juga telah mengusulkan hal-hal penting yang menyangkut sumber perekonomian masyarakat yang hilang akibat bencana.

“Warung-warung warga yang berada di zona merah, perahu, serta bangunan lain yang rusak akibat bencana yang belum tercover oleh pihak Kementerian kami telah usulkan, dan kami mohon BNPD dapat mendorong usulan tersebut kepada pihak terkait”, tuturnya.

Menyikapi apa yang disampaikan Bupati,  Kepala BNPB Letjen Doni Monardo sangat merespon berbagai masukan dalam rangka pemulihan bencana di Kabupaten Pandeglang. 

“Pembangunan Huntara diperkirakan akan memakan waktu dua bulan seiring dengan peralihan masa darurat bencana menjadi masa transisi pemulihan, selama masa transisi pemulihan ini kita akan bangun Huntara. Terkait usulan Bupati Pandeglang kita akan akomodir dan akan kami koordinasikan dengan kementerian terkait lainnya,” katanya.

Reporter:  Engkos Kosasih
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending