Connect with us

Pemilu

Bawaslu Kabupaten Lebak hingga Januari 2019 Terima 10 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Published

on

Ketua Bawaslu Lebak Odong Hudori saat ditemui di kantornya. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak Odong Hudori.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Lebak – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Lebak mencatat hingga Januari 2019 terdapat 10 laporan dugaan pelanggaran pemilihan umum (Pemilu).

Ketua Bawaslu Lebak Odong Hudori mengaku dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan dan ditemukan Bawaslu Lebak presentasinya hampir rata mulai dari legislatif, calon presiden dan wakil presiden serta DPD.

“Semuanya sama tidak ada yang dominan, 10 laporan itu hasil kumulatif,” kata Odong ketika dihubungi BantenHits.com, Senin, 11 Februari 2019.

Odong mengungkapkan sejauh ini juga Bawaslu Lebak belum menemukan atau menerima adanya dugaan pelanggaran pidana pemilu.

“Kalau pemilu sejauh ini belum ada,” ucapnya.

Sementara Asep Saepudin Divisi hukum data dan Informasi Bawaslu Lebak mengatakan Bawaslu Lebak juga telah menyamakan persepsi dengan Gakkumdu untuk menindak secara tegas dan profesional mengenai dugaan pidana pemilu.

“Kita fokus money politic karena memang saat ini masih rawan terjadi,” terangnya.

Di Kabupaten Lebak sendiri, sambung Asep, terdapat beberapa wilayah yang rawan terjadi money politic lantaran kondisi penduduk yang padat.

“Untuk di Lebak, Kecamatan Rangkasbitung masih termasuk rawan karena penduduknya yang padat,” ujarnya.

Reporter: Fariz Abdullah
Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Trending