Connect with us

Pemilu

Kampanye di GOR Persada Rajeg, Ma’ruf Amin Lagi-lagi Sebut soal Banten Wajib Menang

Published

on

Ma'ruf Amin berkampanye di hadapan warga Padarincang

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma’ruf Amin saat berkampanye di hadapan warga Padarincang, Kabupaten Serang, Senin, 21 Januari 2019. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Tangerang – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin kembali berkampanye di Tangerang. Kali ini Ma’ruf menggelar pertemuan dengan relawan pendukungnya melalui acara bertajuk Tangerang Ngahiji di GOR Persada, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Minggu, 10 Februari 2019.

Di tempat ini, Ma’ruf Amin lagi-lagi menyebut, pasangan Jokowi-Ma’ruf harus menang di Tangerang dan Banten. Pernyataan seperti ini nyaris saban kampanye di Banten selalu disampaikan Ma’ruf Amin. Padahal, Ma’ruf merupakan tokoh yang berasal dari Banten.

BACA JUGA: Keok di Tanah Kelahiran, Ma’ruf Amin Kumpulkan Tiga Pengurus Cabang NU di Pesantrennya

Saat kampanye di Kota Tangerang, Ma’ruf bahkan memposisikan seolah terkena musibah jika dirinya kalah di Banten.

BACA JUGA: Ma’ruf Amin: Kalau Sampai Kalah Innalilahi Wainnailaihi, Orang Kapok Ngajak Orang Tangerang Jadi Pemimpin Nasional

“Wajib bagi warga Tangerang dan Banten untuk memenangkan 01,” ungkap Ma’ruf seperti dilansir Tribunnews.com.

Imbauan Ma’ruf langsung direspons para relawan. Berbagai kelompok relawan langsung merapatkan barisan usai kegiatan Tangerang Ngahiji berakhir. Mesin politik ini langsung menyusun formulasi guna memenangkan suara grass root pada Pilpres 2019 nanti.

Total ada sekitar 14 kelopok relawan Paslon 01 Joko Widodo-KH Maruf Amin yang bergabung.

Para kelompok relawan ini berkumpul mendengarkan arahan Master C19 Portal KMA. Diskusi panel ini dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA Ahmad Syauqi Maruf Amin.

Akrab disapa Gus Oqi, Ahmad Syauqi juga merupakan putra dari Kyai Ma’ruf Amin. Selain pendataan administrasi, pertemuan ini juga membahas strategi memenangkan suara grass root.

“Sudah waktunya door to door. Program dan gagasan Paslon 01 ini harus disampaikan langsung kepada masyarakat. Kelompok relawan harus mengunjungi masyarakat langsung. Nantinya semua tetap dalam koordinasi dengan kami,” tutur Gus Oqi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending