Connect with us

METROPOLITAN

Camat Rangkasbitung Imbau Warga Waspada Wabah DBD

Published

on

Camat Rangkasbitung Yadi Basari Gunawan mengimbau warga untuk mewaspadai wabah DBD. Menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu cara alternatif untuk memutus penyebaran wabah. (Fariz Abdullah/BantenHits).

Lebak– Camat Rangkasbitung Yadi Basari Gunawan mengimbau warga untuk mulai mewaspadai wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti ini telah menyebabkan 51 warga di Kabupaten Lebak harus mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga : Sudah Dua Warga Meninggal, RSU Tangsel Overload Rawat 157 Pasien DBD di Selasar

“Sudah harus waspada mengenai wabah DBD terlebih iklim cuaca yang sedang tidak menentu,”kata Yadi saat kebersihan lingkungan di kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Rabu, 13 Februari 2019.

BACA :  DPRD Pandeglang Didesak Gunakan Hak Angket

Menurutnya, untuk mewaspadai wabah DBD masyarakat tidak perlu repot, cukup dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan gerakan 3M yaitu menguras, mengubur dan menutup agar wabah DBD tidak merjalela di Kecamatan Rangkasbitung.

“Kami yakin melalui budaya kebersihan lingkungan, dipastikan memutuskan mata rantai penyebaran penyakit DBD, karena jentik-jentik nyamuk aedes aegypti musnah,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah menuturkan, sepanjang Januari hingga saat ini tercatat 51 orang sudah terjangkit DBD dan seorang warga dilaporkan meninggal dunia.

“Kebanyakan warga yang terserang DBD diantaranya, warga Rangkasbitung, Muncang, Kalanganyar, Cibadak, Sajira, Cipanas, Cikulur, Maja, dan Malingping,” terang Firman.  

BACA :  Tembok Pembatas Ambruk Timpa Tiga Mobil di Taman Cibodas, Warga Dengar Ledakan

Editor : Fariz Abdullah 



Terpopuler