Connect with us

Pemilu

Tampilkan Gambar Siluet Mirip Tikus, KPU Lebak Sebut Billboard Jokowi – Ma’ruf di Kawasan Balong Ranca Lentah Biasa Saja

Published

on

Billboard Jokowi-Ma'ruf di kawasan Balong Ranca Lentah

Billboard Jokowi-Ma’ruf di kawasan Balong Ranca Lentah, Rangkasbitung, menuai polemik karena memasang gambar mirip tikus pada kolom foto 02.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Billboard di kawasan balong ranca lentah kelurahan Rangkasbitung Barat Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak menuai protes publik. Pasalnya billboard pasangan calon presiden Jokowi-Ma’aruf tersebut menampilkan gambal siluet mirip tikus pada bagian kolom foto pasangan calon nomor urut 02.

Baca Juga : Pasang Gambar Mirip Tikus pada Kolom Foto 02, Billboard Jokowi – Ma’ruf Amin di Rangkasbitung Barat Dinilai Provokatif

Anggota KPU Lebak Agus Sugama menanggapi santai persoalan yang sudah dilaporkan Tampung Padi kepada Bawaslu Lebak tersebut. Bahkan menurut Agus billboard tersebut biasa saja.

BACA :  Kerusakan Stadion Maulana Yusuf Disebut Wajar, Ketua DPRD Kota Serang: Paslon 02 Kalau Mau Pake Silahkan

“Karena itu tertutup, dan hanya terlihat ekor tikusnya saja, saya kira itu biasa-biasa saja,”kata Agus kepada awak media, Kamis, 14 Februari 2019.

Ketika ditanyai soal desain Alat Peraga Kampanye (APK) Agus mengatakan desain APK sendiri seharusnya tidak boleh berisi unsur sara menyinggung, atau menyudutkan suatu golongan, ras, agama maupun salah satu Paslon.

“Desainnya sudah diatur berdasarkan keputusan KPU bersama parpol pengusung,” kata Agus.

Baca Juga : Jokowi-Ma’ruf Dilaporkan ke Bawaslu Lebak terkait Billboard dengan Siluet Mirip Tikus Pada Kolom Nomor 02

Sementara Ketua Bawaslu Lebak Odong Hudori mengatakan persoalan billboard Jokowi-Ma’ruf yang saat ini tengah dipersoalkan perlu melibatkan KPU lantaran pihak penyelenggara pemilu mengetahui secara detai teknis maupun norma pemasangan dan desain APK.

BACA :  Survei LSI Gerindra Tumbangkan PDIP di Banten, Desmond J. Mahesa: Bentuk Kepercayaan Masyarakat

“Kami undang KPU untuk dimintai keterangan mengenai teknis desain APK sesuai dengan PKPU yang berlaku,”ucap Odong.

Editor : Fariz Abdullah



Terpopuler