Connect with us

Pemilu

Bawaslu RI Proses Dugaan Kebohongan yang Disampaikan Jokowi saat Debat Capres

Published

on

Presiden Joko Widodo alias Jokowi ketika memberikan keterangan pers kepada awak media usai meninjau simulasi tanggap bencana.

Jakarta – Bawaslu RI mulai memproses dugaan kebohongan yang disampaikan Calon Presiden Petahana Joko Widodo alias Jokowi, dengan memanggil Koalisi Masyarakat Anti Hoaks sebagai pelapor, Senin, 25 Februari 2019 tukul 10.00 WIB.

Koalasi Masyarakat Anti Hoaks pada Senin, 18 Februari 2019 melaporkan Calon Presiden Petahana Joko Widodo alias Jokowi karena dianggap telah menyampaikan kebohongan publik saat Debat Capres Kedua, Minggu malam, 17 Februari 2019.

Dalam debat tersebut, berdasarkan Cek Fakta yang dilakukan sejumlah media online bersama Google Initiative dengan sejumlah lembaga, setidaknya ada tujuh pernyataan yang disampaikan Jokowi saat debat tidak sesuai fakta.

BACA JUGA: Terungkap Tujuh Pernyataan Jokowi di Debat Capres Tak Sesuai Fakta, #JokowiBohongLagi Ramai di Twitter

Dikutip dari suara.com, Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Anti Hoaks Pitra Romadoni Nasution mengapresiasi Bawaslu yang menepati janji untuk memproses laporan mereka sehingga laporan mereka bisa ditindaklanjuti hari ini.

“Hari ini diperiksa oleh Bawaslu sesuai dengan komitmen bawaslu kemaren menyatakan 3 plus 2 untuk diproses perkara dan ternyata benar omongan Bawaslu memprosesnya. Kita juga mengapresiasi Bawaslu yang telah berani menindaklanjuti permasalahan ini,” kata Pitra sebelum bertemu komisioner KPU di Bawaslu RI, Sarinah, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019.

Pitra menyampaikan kembali tuntuan mereka yang meminta Bawaslu mengugurkan Jokowi dari pencalonan presiden di Pilpres 2019 karena dianggap sudah melakukan pembohongan publik.

“Kita minta agar sentra Gakumdu kalau memang benar saudara Jokowi ini melakukan suatu kebohongan publik dan salah kami minta untuk dicoret selaku dia capres nomor urut 01 karna telah melanggar UU yang berlaku,” tegasnya.

Ketika ditanya soal kesalahan data yang disampaikan saat debat, Jokowi di Pandeglang menyebut wajar jika dirinya ada kesalahan data yang diungkapkan.

BACA JUGA: Tujuh Pernyataannya saat Debat Tak Sesuai Fakta, Jokowi: Salah Dikit Enggak Apa-apa

“Setahu saya data yang saya paparkan (saat debat) dari kementerian, dari lembaga-lembaga saya,” kata Jokowi usai menghadiri simulasi Siaga Benca di Panimbang, Senin, 18 Februari 2019.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Quick Count Konsepindo, Jokowi-Amin 53,28% Prabowo-Sandi 46,72%


Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler