Connect with us

METROPOLITAN

Becek dan Bercecer Tanah Merah Jalan Raya Cilegon-Merak Dikeluhkan Warga

Published

on

Kondisi jalan raya Cilegon-Merak tepatnya di depan PT Vopak Terminal Merak yang becek dan berceceran tanah. (Iyus Lesmana/BantenHits).

Cilegon– Sejumlah warga dan pengendara kendaraan mengeluhkan kondisi jalan raya Cilegon-Merak khususnya di depan PT Vopak Terminal merak yang becek dan bercecer tanah merah. Pemicunya diduga adanya aktivitas pembangunan tangki di lingkungan Cikuasa milik perusahaan yang bergerak di bidang Chemical Industrial.

“Jalannya banyak ceceran tanah karena keluar masuk kendaraan proyek. Jadi kalau pas terik debunya tebal pada berterbangan sampai ke rumah warga juga, nah pas hujan atau sedang di bersihkan jalan pasti becek licin dan berlumpur,”kata Bambang salah seorang warga Cikuasa Pantai, Jum’at, 1 Marey 2019.

BACA :  Foto Tumpukan Uang Diduga Suap Oknum Hakim MK Beredar di Kota Tangerang

Hal sendada dikatakan Said (38) salah seorang pengendara sepeda motor yang saat itu tengah melintas. Ia mengaku hampir setiap hari melewati jalan tersebut. Ia berharap kepada pihak yang perusahaan agar memperhatikan keselamatan para pengendara.

“Harusnya ada peringatan, bahwa ada pekerjaan proyek. Saya hampir setiap hari lewat jalan ini samapai sekarang sih tidak ada yang menjadi korban tapi kan keselamatan pengendara harus di perhatikan juga oleh pihak proyek,”ungkapnya.

Baca Juga: Buat Jalan Jadi Rusak dan Licin, Mobilitas Proyek Tol Serang-Panimbang Dikeluhkan Warga

Sementara Kepala Proyek Sipil PT JGC Indonesia, Rohman Fairudin saat ditemui di depan lokasi proyek mengatakan, proyek yang sedang berlangsung merupakan pembangunan 14 unit tangki milik PT Vopak Terminal Merak. Tangki penampungan minyak dan kimia tersebut dikerjakan oleh PT JGC Indonesia.

BACA :  Prostitusi Alang-alang Ditertibkan, Warga: Besok juga Balik Lagi

“Ini sudah berlangsung sekitar dua bulan, dan target selesai satu tahun, Ini kalau ada ceceran tanah terus kita semprot air biar tidak berdebu, kalau pas basah jalannya berarti itu baru disemprot, dan kami rasa tidak mengganggu lingkungan atau pengendara,”kilahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler