Connect with us

METROPOLITAN

Menyongsong MTQ Banten XVI, 62 Kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang Ikut Training Center 

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita ketika memberikan bonus kepada peserta MTQ tingkat Kabupaten Lebak. Kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang akan mengikuti training center selama 3 hari. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang – Sebanyak 62 kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ Kabupaten Pandeglang mengikuti Training Center (Pemusatan Latihan) di salah satu hotel di Kabupaten Pandeglang. Tujuannya untuk memantapkan Kafilah dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten XVI di Kota Tangerang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita berpesan selama mengikuti training center yang dilaksanakan selama 3 hari kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang harus fokus sehingga memiliki pemantapan diri untuk menyongsong kemenangan di MTQ XVI Banten.

“Seluruh official dan pendamping harus bekerja keras dalam membimbing para kafilah yang ikut training center. Ibu berharap prestasi yang bisa kita dapatkan tahun ini  naik dari tahun kemarin,” kata Irna, Sabtu, 2 Maret 2019.

BACA :  Anggota DPR RI Minta Masyarakat Tangerang Harus Bijak Gunakan Internet

Irna meyakini, pada acara tahunan yang sangat ditunggu – tunggu ini,  akan sulit untuk meraih prestasi karena semua Kabupaten dan Kota di Banten menginginkan yang terbaik. Akan tetapi, jika berkaca pada tahun 2018 di MTQ Banten XV, Kabupaten Pandeglang berada diurutan empat besar.

“Jangan terhenti sampai disini, prestasi terus kita ukir, saya harap tahun ini  bisa naik ke tiga besar. Hati – hati persaingan sangat ketat, tapi yang paling utama keyakinan kita untuk meraih prestasi agar lebih mudah menuju keberhasilan,”imbuhnya.

Baca Juga: Pembukaan MTQ Kabupaten Pandeglang Molor 1,5 Jam, Peserta Defile Tinggalkan Acara

Sementara Ketua Harian LPTQ Banten, Sibli Sarjaya mengatakan, pada mulanya pelaksanaan MTQ XVI Banten akan dilaksanakan pada tanggal 4-8 April. Namun, karena pertimbangan waktu yang terlalu dekat dengan MTQ Nasional, MTQ XVI dimajukan ke tanggal 25 maret.

BACA :  Pemuda Banten Sebut Mandeknya Kasus Novel Baswedan Bukti Lemahnya Penegakan HAM di Indonesia

“Pertimbangan kami karena harus mendaftar di MTQ nasional, kita juga harus melakukan pembinaan dahulu siapa yang akan didaftarkan nanti,”katanya

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler