Connect with us

Pemilu

Caleg PKS Dapil Banten II Sebut Program Kartu Pra Kerja Jokowi Hanya PHP  

Published

on

Postingan Caleg PKS Dapil Banten II yang menyoroti kartu Pra Kerja Jokowi. (Tangkap Layar Facebook).

Serang- Mohammad Fikri Calon Legislatif atau Caleg Partai Keadilan Sejahtera atau PKS menyoroti program kartu Pra Kerja yang diusung Joko Widodo pada Pemilu 2019. Caleg DPR RI Dapil Banten II ini menyebut program tersebut tidak masuk akal dan hanya sekedar harapan palsu bagi rakyat.

Dalam tulisannya di Media sosial Facebook Mohammad Fikri menilai capres nomor urut 01 tersebut bukan kali pertama memberikan program yang belum terealisasi. Ia juga menantang mantan wali kota Solo tersebut untuk terlebih dulu merealisasikan janjinya yang saat ini tengah ditunggu masyarakat. Salah satunya yang disebut Fikri adalah soal produksi mobil Esemka, yang disebut oleh Cawapres Maruf Amin akan diluncurkan pada Oktober 2018 lalu.

BACA :  Soal Penggunaan Mobil Dinas saat Deklarasi Relawan, Dimyati: Mobil Saya Mentok

“Dibuktiin saja dulu produksi mobil Esemka itu yang katanya bulan Oktober 2018 kemaren mau keluar. Jangan janji lagi mau kasih gaji para pengangguran segala. Bapak mah issh, gak kasihan apa sama rakyat di-PHP-in mulu,”kata Fikri melalui akun Facebooknya, Senin 4 Maret 2019.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Caleg yang akan bertarung di Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon ini mengaku  program yang dijanjikan Jokowi itu hanya akan menjadi sebuah wacana saja. Pasalnya untuk memberikan tunjangan kepada pengangguran dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Uangnya dari mana, mau ngutang lagi. Saya kira program pra kerja yang dijanjikan Jokowi ini tidak dikaji terlebih dulu,”kata Fikri, Kamis 7 Maret 2019.

BACA :  Emak-Emak yang Potong Uang Belanja demi Prabowo-Sandi Ngaku Didukung Suami dan Anak

Baca Juga: Lembaga Survei Ini Terus ‘Bombardir’ Publik dengan Angka Kemenangan Jokowi-Ma’ruf, Padahal Ini yang Terjadi

Untuk diketahui, calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut mobil Esemka yang pernah dirintis Jokowi akan diluncurkan pada Oktober 2018. Pernyataan tersebut dilontarkan Ma’ruf Amin saat memberikan tausiah di hadapan ratusan santri dan ulama Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, Kamis, 27 September 2018 lalu.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler