Connect with us

Berita Pemda

Sowan Ke Bupati Iti, FSPP Lebak Minta Dukungan Pemkab Galakan Program ‘Ayo Mondok’

Published

on

Bupati Lebak ketika menerima kunjungan FSPP Lebak, dalam kesempatan tersebut forum yang diketuai Ade Bujhaerimi ini meminta dukungan Pemkab Lebak untuk menggalakan program Ayo Mondok. (Istimewa).

Lebak- Forum Silaturahmi Pondok Pesantren atau FSPP Kabupaten Lebak menggelar pertemuan bersama dengan pemerintah daerah di pendopo Bupati Lebak, Senin, 11 Maret 2019. Dalam pertemuannya FSPP meminta dukungan pemerintah daerah untuk membantu menggalakan program Ayo Mondok yang saat ini tengah digagas Ade Bujhaerimi dan kawan-kawan.

“Sebagai bagian dari Kabupaten Lebak sudah seharusnya kita bermitra dengan pemerintah daerah, kali ini FSPP memiliki program sendiri untuk membantu mencerdaskan generasi milenial di Kabupaten Lebak salah satunya melalui program Ayo Mondok,”kata ketua FSPP Kabupaten Lebak, Ade Bujhaerimi.

Ade mengaku program Ayo Mondok ini akan berjalan maksimal setelah program Warung Wakaf berjalan. Dimana program ini merupakan hasil wakaf dari pihak ketiga yang keuntungannya secara presentasi lebih besar untuk FSPP.

“Hasil dari warung wakaf ini kita peruntukan bagi kepentingan dan pembangunan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lebak,”tuturnya.

Baca Juga: Bupati Iti Minta FSPP Kompak Cetak Pondok Pesantren yang Berkarakter

Bahkan, kata Ade dalam waktu dekat juga FSPP akan membangun website FSPP untuk memaksimalkan pemberdayaan Pondok Pesantren di Kabupaten Lebak.

“Rencana kedepan kita akan membangun website FSPP Lebak dimana didalamnya akan memuat profile pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lebak untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai pondok pesantren yang sesuai untuk putra/putri nya,”jelasnya.

Sementara Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengaku akan membantu mewujudkan apa yang menjadi cita-cita FSPP Lebak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki Pemkab Lebak.

Dalam kesempatan tersebut, Iti juga memberikan arahan agar FSPP Lebak lebih dapat mengoptimalkan peran pondok pesantren khususnya para santri selain menguasai ilmu agama, juga si bekali dengan ilmu kewirausahaan melalui program Santriprenership.

“Belum tentu semua lulusan pondok pesantren menjadi kiyai semua, untuk itu kita bekali mereka dengan ilmu usaha, sehingga santri dapat terus melanjutkan kehidupannya,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending