Connect with us

METROPOLITAN

Larang Helikopter Prabowo Mendarat di Alun-alun Pandeglang, Bupati Sebut Tak Ingin Ada Kampanye di Aset Negara

Published

on

Prabowo di Banten

Ribuan pendukung menyambut kedatangan calon presiden Prabowo Subianto di Banten. Prabowo tiba menggunakan helikopter yang didaratkan di Lapangan Boru, Kota Serang karena pendaratan di Alun-alun Pandeglang tak mendapatkan izin dari Pemkab Pandeglang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Pandeglang – Polemik soal helikopter Prabowo dilarang mendarat di Alun-alun Pandeglang terus jadi perbincangan. Ulama kharismatik Abuya Murthado Dimyati bahkan menyebut kebijakan bupati Pandeglang gila.

BACA JUGA: Helikopter Prabowo Tak Diizinkan Mendarat di Alun-alun Pandeglang, Ulama Kharismatik Sebut Kebijakan Bupati Gila

Bupati Pandeglang Irna Narulita menjelaskan soal kebijakan larangan tersebut tak ada hubungan dengan pilihan politik. Irna mengaku hanya jngin menegakan aturan yang tertera dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Soal beda pilihan enggak masalah itu, saya enggak menggangu 02 maupun 01. Intinya aturan harus dipakai, itu kan aset negara,” kata Irna melalui sambungan telepon kepada BantenHits.com, Minggu, 16 Maret 2019.

BACA JUGA:  Dimyati Natakusuma Diduga Gunakan Mobil Dinas Pemkab Pandeglang saat Deklarasi Relawan

Irna juga mengaku, pihaknya melarang Prabowo mendaratkan helikopter di Alun-alun Pandeglang karena tak ingin kampanye Prabowo tercederai. Pasalnya, ketika Prabowo turun di Alun-alun Pandeglang dikhawatirkan akan memicu pelanggaran karena pendukung Prabowo pasti akan berbondong-bondong menyambut kedatangan Prabowo.

“Saya juga arahkan (pendaratannya) ke Cadasari, tapi kan enggak mau. Maunya di jantung kota. Kalau di alun-alun kan aset pemkab, nanti kalau turun di sana. Massa mengeruduk, ada yel-yelan dan lain-lain. Nanti tercederai,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kunjungan Jokowi di Pandeglang, Mulai dari Panggung Ambruk sampai Wanita Tercebur ke Embung

Irna juga menjelaskan, sebelumnya sudah koordinasi dengan pihak 02, yakni Ketua TKD Prabowo-Sandi Banten, Desmond J. Mahesa terkait izin pendaratan tersebut. Irna menyebut, pihak 02 telah sepakat tidak akan turun di Alun-alun Pandeglang, karena khawatir tercederai.

“Saya sebagai kepala daerah sudah sampaikan kepada pimpinan Pak Desmon, sama Pak Erin, sudah saya jelaskan, coba cari tempat yang lain, dan sudah di maklum, karena takut tercederai,” tandasnya.

Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending