Connect with us

Pemilu

Disebut Pakar Komunikasi Ungguli Debat, Sandiaga Uno Langsung Diserang Hoaks

Published

on

SANDIAGA KUNJUNGI PABRIK KECAP SH

Sandiaga Uno mengaduk kecap yang tengah dimasak di Pabrik Kecap SH khas Tangerang. (Foto: Dok.BantenHits.com)

Tangerang – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno disebut berhasil mengungguli cawapres nomor urut 02 Ma’ruf Amin dalam debat cawapres yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu malam, 17 Maret 2019.

Pakar komunikasi Effendi Ghazali menyebut, dalam debat yang mengupas soal Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial dan Budaya ini, pernyataan yang dikeluarkan Sandiaga Uno saat debat lebih bebas dan sistematis.

BACA JUGA: Segmen Pertama Debat, Ma’ruf Pamer Kartu Sandi Menggebrak dengan Program Konkret

Effendi menyebut, dalam debat tersebut Sandiaga Uno tak ada kesan menghapal seperti Maruf Amin. Sebaliknya, Sandiaga justru terlihat mencatat setiap pertanyaan yang disampaikan kepadanya.

“Harus diakui Sandi tampil lebih bebas, sistematis dalam menyampaikan, tidak ada kesan menghapal. Tidak ada kesan membaca selain mencatat. Sebaliknya dalam konteks gestur agak terlihat Maruf Amin banyak membaca. Terlihat yang satu lebih bebas,” tambahnya,” kata Effendi saat menjadi narasumber di TV One, Minggu malam.

Langsung Diserang Hoaks

Penampilan ciamik calon wakil presiden yang fenomenal ini rupanya membuat para penebar berita bohong gusar.

Tak lama setelah Sandi menyebutkan kisah warga bernama Ibu Lis, yang mengeluhkan biaya pengobatan kanker saat debat, tiba-tiba muncul akun twitter mengatasnamakan Lis dengan akun @LiesSugiyarti.

Dikutip dari viva.co.id, akun ini menariknya, muncul pada jam debat berlangsung. Status biografi akun pun cukup menarik, yakni ‘saya tidak kenal Sandiaga’. Tampak biografi tersebut sebagai jawaban atas kisah Sandi yang disampaikan dalam debat. Pantauan di akun itu, postingan pertama yakni ‘saya tidak kenal Sandiaga Uno’.

Postingan selanjutnya, yakni bantahan apa yang disampaikan Sandi dalam panggung debat dan terlihat ‘menyerang’ Sandi.

“Pa Sandiaga Uno sebaiknya jgn bawa bawa saya dalam debat. Saya di Sragen sdh susah. Jangan buat saya lebih susah. Nanti netizen DM saya, ajak saya kopdar lalu nanti saya harus bikin thread. Plis pa Sandiaga Uno. Saya hormat kpd Anda walau terakhir saya dengar anda ga bayar kopi,” tulis akun tersebut.

Postingan ini langsung viral di Twitter, status tersebut di-retweet 2,3 ribu pengguna Twitter dan disukai 1,9 ribu pengguna Twitter.

Foto profil akun tersebut usut punya usut menggunakan foto milik orang lain yang bernama Ega Hegarini. Namun belakangan fotonya berganti dengan warna bendera merah putih.

Dalam pelacakan viva.co.id di akun Facebook Sandiaga Uno, Ibu Lis yang dimaksud yakni Liswati. Dia merupakan penyandang kanker payudara yang biaya obatnya tidak ditanggung pemerintah.

Dalam postingan di akun Facebooknya, Sandi mengatakan perlakuan yang diterima Ibu Liswati sangat tidak adil.

“Beliau ingin mendapatkan keadilan untuk pelayanan kesehatan. Insya Allah Bu, kami akan perjuangkan masalah ini. Saya dan Pak Prabowo Subianto akan memperbaiki tata kelola BPJS, karena sistem BPJS kesehatan ini seharusnya dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan, bukan malah menyusahkan,” tulis Sandi dalam postingan tertanggal 30 Desember 2018.

Editor: Darussalam Jagad Syahdan

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending