Connect with us

Pemilu

Aktif Puja-puji Jokowi di Depan Publik, Ternyata Mayoritas Warga Tak Puas Kinerja Gubernur Banten

Published

on

Ketua Bapillu Demokrat Banten

Ketua Bapillu Demokrat Banten Azwar Anas (tengah) saat menyampaikan hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Banten Wahidin Halim. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim yang juga Ketua Tim Penasihat TKD Jokowi-Ma’ruf Banten dikenal aktif menyanjung dan memuja-muji Jokowi di depan publik dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja Jokowi sebagai Presiden Indonesia.

BACA JUGA: Kala Sambutan Gubernur Banten Didominasi Puja-puji untuk Jokowi

Hampir dipastikan, nyaris saban ada kunjungan Jokowi ke Banten, Wahidin Halim tampil mendampingi kemudian melempar puja-puji saat sambutan sebagai gubernur Banten.

BACA JUGA: Gubernur Dampingi Jokowi, Pelantikan 202 Pejabat di Banten Semrawut Mirip Pasar

Di balik aktifnya Wahidin Halim mendampingi Jokowi berkegiatan di Banten, ternyata mayoritas warga Banten tak puas dengan kinerja Wahidin Halim yang sudah hampir dua tahun memimpin Banten.

Hal tersebut terungkap dalam survei internal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten. Survei yang dilakukan sejak tanggal 10-17 Febuari 2019 menunjukkan, 2,2 persen warga Banten sangat puas dengan kinerja WH, 35,7 persen puas, 39,3 persen tidak puas, 2,0 persen sangat tidak puas, dan 20,8 tidak tahu/tidak jawab.

Ketua Bappilu Demokrat Banten Azwar Anas menyebut, dalam survei didapati tiga kategori tertinggi ketidak puasan masyarakat terhadap kepemimpinan Wahidin Halim.

“Ada tiga tertinggi seperti sulit mencari kerja 31,5 persen, harga kebutuhan pokok mahal 30,6 persen dan jalan rusak dan tidak memadai 9,4 persen,” ujarnya kepada awak media di Kantor Demokrat Banten, Kamis 21 Maret 2019.

Anas melanjutkan, hasil survei akan direkomendasikan kepada Fraksi Demokrat di DPRD Provinsi Banten dan dilanjut sampaikan ke Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Dan ini hasil temuan kita di masyarakat, kondisi temuan hari ini ya seperti ini,” ucapnya.

Azwar menjelaskan, tujuan Demokrat Banten melakukan survei adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai partai pengusung Wahidin Halim. Selain partai pengusung, Wahidin Halim masih resmi sebagai kader Partai Demokrat.

“Kita pertama (Wahidin Halim) kader Demokrat dan partai pengusung kita mengingatkan beliau, semua partai pengusung wajib mengoreksi dan masukan bagaimana kedepanya untuk masyatakat,” pungkasnya.

Meski tercatat kader Demokrat, Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Banten sekaligus ketua tim kampanye Jokowi-Ma’aruf Amin wilayah Banten, Asep Rahmatullah memastikan dalam berbagai kesempatan Wahidin Halim menjadi tim penasihat kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

1 Comment

1 Comment

  1. Dodi Natsir

    22/03/2019 at 06:12

    Ya kalau menurut Partai Demokrat yang tergabung ke kubu prabowo-sandi, apapun yg dilakukan pihak kubu 01 pasti salah. Apalagi gubernur Wahidin Halim berasal dari Partai Demokrat yg kemudian malah mendukung presiden Jokowi, pasti kubu Partai Demokrat sakit hati. Menurut saya wajar saja Pak Wahidin dukung Jokowi karena melihat dan merasakan langsung apa yg presiden Jokowi sudah kerjakan untuk provinsi Banten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − five =

Trending