Connect with us

METROPOLITAN

Demokrat Akui 39 Persen Masyarakat Banten Tidak Puas Atas Kinerja Wahidin Halim

Published

on

Ketua Bappilu Demokrat Banten Azwar Anas ketika memberikan keterangan pers mengenai hasil survei internal tentang kinerja Wahidim Halim. (Mahyadi/BantenHits).

Serang- Dewan Perwakilan Daerah atau DPD Partai Demokrat Provinsi Banten melakukan survei internal atas kinerja salah satu kadernya Wahidin Halim yang saat ini menjabat Gubernur Banten. Target surveinya masyarakat di Tanah Jawara.

Hasilnya, dalam survei yang dilakukan selama 1 Minggu sejak 10 Februari dan berakhir di 17 Februari 2019 menunjukan masih banyak masyarakat Banten yang tidak puas dengan kinerja mantan Wali Kota Tangerang tersebut.

Baca Juga: Demokrat Banten Ingatkan Timses Caleg Jangan Sebar Hoax

Ketua Bappilu Demokrat Banten Azwar Anas menuturkan hanya ada 2,2 persen masyarakat Banten yang sangat puas dengan kinerja Wahidin Halim, 35,7 Persen puas, 39,3 persen tidak puas dan 2,0 persen sangat tidak puas dan 20,8 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

“Tiga kategori tertinggi yang menyebabkan masyarakat tidak puas terhadap kinerja Wahidin Halim yakni sulit mencari kerja, harga kebutuhan pokok mahal dan jalan rusak,”kata Anas saat konferensi Pers di kantor Demokrat Banten, Kamis, 21 Maret 2019.

Anas mengakui tiga kategori diatas mendapatkan respon tinggi masyarakat sehingga menyebabkan banyak masyarakat tidak puas atas kinerja Wahidin Halim. Berdasarkan survei 31,5 persen masyarakat tidak puas dengan kinerja pria yang akrab disapa WH karena sulit mencari lapangan kerja, 30,6 persen masyarakat mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang mahal dan 9,4 persen masyarakat kecewa karena masih banyak jalan rusak dan tidak memadai.

“ini hasil temuan kita di masyarakat, kondisi temuan hari ini ya seperti ini. Hasil ini akan kita rekomendasikan ke DPRD Banten fraksi Demokrat juga Gubernur Banten Wahidin Halim,”akunya.

Anas tidak menampik meski Wahidin Halim merupakan Kader Demokrat dan partai berlambang mercy merupakan partai pengusungnya. Namun tujuannya disini untuk mengingatkan Wahidin Halim agar kedepan mengetahui kondisi riil dilapangan.

“Kita pertama (Wahidin Halim) kader Demokrat dan partai pengusung kita mengingatkan beliau, semua partai pengusung wajib mengoreksi dan masukan bagaimana kedepanya untuk masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending