Connect with us

Advertorial

Buka Forkot ke 4, Wali Kota Berharap Olahraga Tradisional Membudaya di Kota Tangerang

Published

on

Arief ketika mempraktekan salah satu permainan tradisional pada acara Forkot ke 4. (Istimewa).

Tangerang- Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap olahraga tradisional bisa membudaya di Kota Tangerang ditengah terjangan arus globalisasi dan era teknologi yang terus berkembang secara pesat.

“Di tengah budaya gadget yang semakin tinggi, anak – anak harus diperkenalkan dengan permainan tradisional yang menjadi budaya bangsa Indonesia karena memang akan membuat anak – anak bisa saling berinteraksi dan memiliki pergaulan yang lebih luas,”kata Arief saat membuka kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kota Tangerang (FORKOT) ke 4, di Lapangan Sepakbola Sukun, Tangerang, Minggu, 24 Maret 2019.

Arief berharap kegiatan yang diinisiasi Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Tangerang ini bisa membuat para orang tua dapat mendorong anak – anaknya agar dapat bersosialisasi melalui permainan dan olahraga tradisional.

“Sekarang kan anak – anak olahraganya sering main game online di gadget, jempolnya aja yang olahraga, tapi setelah ada kegiatan ini anak-anak bisa tahu bahwa ada permainan yang lebih seru dan layak di budayakan,”ucapnya.

Sementara Ketua Formi Kota Tangerang Marsudi Haryoputro menjabarkan, kegiatan Forkot ke 4 ini digelar sebagai upaya untuk mencari bibit atlet berprestasi yang nantinya akan mengikuti Forkot tingkat provinsi Banten pada bulan Mei 2019.

“Kami juga persiapkan untuk mengikuti Fornas yang akan berlangsung di Kalimantan pada bulan November nanti,”ujarnya

Sebagai informasi, Forkot ke 4 tahun 2019 ini berlangsung mulai tanggal 23 hingga 24 Maret 2019 dengan mempertandingkan tiga kategori antara lain olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tradisional budaya serta olahraga petualangan dan tantangan.

Dalam kesempatan tersebut turut pula diperkenalkan berbagai olahraga dan permainan tradisional seperti engrang, ketapel, sumpit, lari batok. Selain permainan tradisional, ajang tersebut juga melombakan olahraga ekstrem seperti BMX dan skateboard. (ADVERTORIAL)

Trending