Connect with us

Pemilu

TKD Jokowi-Ma’ruf Bela Gubernur Banten, Sebut Kedatangannya di Kampanye Akbar 01 Sebagai Tokoh Tanah Jawara

Published

on

Sekretaris TKD Jokowi-Ma’ruf Banten Bahrul Ulum (kuning) ketika menjadi narasumber pada sebuah acara diskusi di Kota Serang. (Mahyadi/BantenHits).

Serang- Kehadiran Gubernur Banten Wahidin Halim saat Kampanye akbar Jokowi-Ma’ruf di Provinsi Banten menuai pro dan kontra. Pasalnya mantan wali kota Tangerang tersebut diketahui sebagai kader partai Demokrat yang notabene mendukung Prabowo-Sandi di Pemilu 2019.

Kisruh antara Wahidin Halim dengan Partai Demokrat semakin parah setelah pria yang akrab disapa WH ini tidak hadir saat kampanye Demokrat di Banten yang dihadiri Komandan Kogasma, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di GOR Maulana Yusuf Kota Serang, pada Sabtu 30 Maret 2019.

Baca Juga: Pernah Tolak Helikopter Prabowo Mendarat, Demokrat Ungkap Bupati Pandeglang Diam-diam Dukung Capres-cawapres 01

BACA :  Hadir di Deklarasi Puluhan Sopir Angkot Tangerang Dukung Jokowi-Ma'ruf, Menhub Budi Karya Sumadi Ngaku Tak Tahu

Hal ini membuat ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Banten Iti Octavia Jayabaya geram dan marah, usai hadiri kampanye Akbar Demokrat Iti menyatakan akan segera memberikan rekomendasi ke DPP Demokrat untuk memberikan sanksi WH.

“Nanti partai yang memberikan sanksinya hanya nanti sampaikan kumpulkan bukti-bukti nanti partai akan menindak lanjuti yaitu DPP demokrat,” tegas Iti kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Provinsi Banten memberikan klarifikasi bahwa kehadiran Wahidin Halim saat kampanye akbar pasangan nomor urut 01 bukan sebagai tim penasehat Jokowi-Ma’ruf maupun gubernur Banten yang sudah di ketahui hal layak melainkan sebagai tokoh tanah jawara.

BACA :  Dibesarkan Partai Demokrat, Gubernur Banten Wahidin Halim Merasa Tak Penting Hadiri Kampanye AHY

“Perlu di ketahui bahwa Wahidi Halim di undang sebagai tokoh banten, dan kita juga semua (kepala daerah) di undang, Bu Iti (bupati Lebak) juga di undang boleh di tanyakan langsung, karna prinsipnya Jokowi menyampaikan program yang akan di kerjakan kepala daerah,”kata Sekretaris Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Provinsi Banten Bahrul Ulum Dalam diskusi dengan tema “membaca arah politik kepala daerah dalam pilpres 2019” di caffe Ginger box, di Kota Serang, Senin 8 April 2019.

Menurutnya selama ini tidak ada larangan kepala daerah untuk memberikan dukungan di Pemilihan Presiden. 

“Tidak ada istilah haramisasi kepala daerah atau wakil kepala daerah mendukung Capres. Mereka (Kepala daerah) penyelenggara negara, bukan aparatur sipil negara,” katanya.

BACA :  Operasi Mantap Brata, 400 Personel Gabungan di Lebak Dikerahkan Jaga Keamanan Pemilu 2019

“Saya sangat berbangga hati pak WH ke 01, berarti dari sisi kinerja pak Jokowi sudah diakui oleh para kepala daerah,”sambungnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler