Connect with us

METROPOLITAN

Survei Demokrat Ungkap Masyarakat Banten Tak Puas Kinerja WH, Rektor Untira Singgung Soal Stunting

Published

on

REKTOR UNTIRTA SHOLEH HIDAYAT 27 SEPTEMBER 2018

Rektor Untirta Sholeh Hidayat seusai diperiksa Bawaslu Banten terkait dugaan kampanye Ma’ruf Amin di Untirta. (Dok. Banten Hits)

Serang- DPD Partai Demokrat Provinsi Banten melakukan survei kepuasan kinerja Gubernur Banten Wahidin Halim. Hasilnya 39 persen masyarakat di tanah jawara kurang puas dengan kinerja pria yang akrab disapa WH.

Survei tersebut menuai pro kontra dari berbagai pihak, sebagian masyarakat menyimpulkan survei yang dilakukan partai berlambang mercy ini patut diduga sebagai hukuman terhadap mantan wali kota Tangerang itu lantaran ketahuan mendukung Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga: Gelombang Aksi Mahasiswa Desak Gubernur Banten Mundur Terus Berdatangan, Rektor Untirta Tiba-tiba Puja-puji WH

Ditengah panasnya perdebatan antara Wahidin Halim vs Demokrat Banten, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sholeh Hidayat angkat bicara. Ia menyinggung masalah kesehatan di Banten khususnya stunting, angka kematian ibu dan bayi.

Keduanya menurut Sholeh menjadi tugas besar yang harus segera dientaskan oleh Wahidin Halim – Andika Hazrumy. 

Pasalnya, berdasarkan data yang diperoleh stunting di provinsi Banten mencapai 29,6 persen dari usia Balita dengan rincian sekitar 625.816 Balita atau 185.241 balita.

“Perku diatasi bersama dengan Pemkab dan Pemkot di provinsi Banten. Untuk mencapai tingkat kepuasan masyarakat yg tinggi di atas 80% masih mempunyai waktu waktu 3 tahun untuk memperbaiki kekurangan,”kata Sholeh kepada Bantenhits.com melalui pesan WhatsApp, Selasa 10 April 2019.

Namun saat ditanya mengenai angka perbandingan dari tahun sebelumnya, Sholeh tidak bisa menjelaskan ia hanya mengatakan data tersebut tidak bisa didapat.

“tidakk diperoleh data pembanding karena ttentang stunting tidakk terdapat di BPS,”ucapnya.

Baca Juga: Demokrat Akui 39 Persen Masyarakat Banten Tidak Puas Atas Kinerja Wahidin Halim

Sholeh  menegaskan bahwa apa yang disampaikannya  adalah based on data. Bukan tanpa kekurangan termasuk pengangguran tertunggi di Indonesia ternasuk kemiskinan.

Editor: Fariz Abdullah

Trending