Connect with us

METROPOLITAN

Kesal Sering Terima Bogem di Bagian Kepala, Ibu Tiga Anak di Tangerang Polisikan Suaminya Sendiri

Published

on

Digugat Cerai, Yanto Siram Wajah Istri dengan Soda Api

FOTO: Ilustrasi KDRT (TRIBUNNEWS.COM).

Tangerang- Lina Nursari (45) warga Dukuh Lebak, desa Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, melaporkan Rosyid (47) yang tidak lain suaminya sendiri ke pihak kepolisian.

Didampingi Paman dan kuasa hukumnya Ibu dari tiga anak ini terpaksa melaporkan suami yang sudah menikahinya beberapa tahun silam itu lantaran merasa kesal dan tidak tahan kerap menerima perlakuan kasar atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama satu tahun terakhir.

Baca Juga: PNS PU Bina Marga Jabar Dilaporkan ke Polres Cilegon terkait KDRT

Wandi (60) Paman Lina kepada BantenHits menceritakan belakangan ini keponakannya itu sudah menerima perlakuan kasar dari Rosyid sebanyak 3 kali yang disebut-sebut kerap bermain cewek sering mabuk-mabukan.

BACA :  Cegah Penyulundupan Narkoba, Kendaraan yang Melintas di Pelabuhan Merak Diperiksa Petugas

“Terakhir keponakan saya dipukul di bagian kepala ya pada Rabu, 10 April 2019. Sehingga menyebabkan memar dan adanya benjolan di kepala,”kata Wandi, Kamis, 11 April 2019.

Sementara kuasa hukum korban, Moch Abdul Hanif membenarkan bahwa pihaknya telah melaporkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Rosyid suami dari kliennya kepada pihak kepolisian.

“Apapun alasannya tidak dibenarkan dan tidak boleh melakukan KDRT kepada istri. Untuk perbuatan pelaku tersebut, maka kami melaporkan perbuatan melawan hukum tersebut dengan Undang-Undang No. 23/2004 tentang KDRT, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan,”jelasnya.

“Atas pelaporan ini juga, korban berencana akan menggugat cerai pelaku karena korban sudah tidak tahan untuk meneruskan kehidupan berumah tangga dengan pelaku,”sambungnya.

BACA :  Kunjungan Wisatawan ke Pantai Pasir Putih Carita Melebihi Kapasitas, Polisi Lakukan Ini

Hingga berita ini diterbitkan BantenHits masih mengupayakan konfirmasi dari pihak kepolisian.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler