Connect with us

METROPOLITAN

Proses Pemindahan Makam yang Terdampak Proyek Tol Serpong – Cinere Jadi Tontonan Warga

Published

on

Warga ketika menyaksikan proses pemindahan makam yang terdampak proyek pembangunan Tol Serpong-Cinere. (Istimewa).

Tangsel- Sejumlah warga di Kelurahan Pamulang, Kota Tangerang Selatan memadati kawasan pemakaman tanah wakaf Bambu Apus, Rabu, 10 April 2019. Mereka berkumpul untuk menyaksikan proses pemindahan kerangka jenazah yang terdampak proyel pembangunan tol Serpong-Cinere (Sercin).

Untuk diketahui pemindahan ratusan makam yang terkena dampak pembangunan proyek Tol Sercin ini ditargetkan rampung hingga 1,5 bulan. 

“Target 1,5 bulan maksimal. Tergantung dari kinerja petugas di lapangan,”kata Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Sercin, Budi Cahyono.

Budi mengaku Pemindahan makam baru dilakukan di dua lokasi yang terdampak ruas Tol Sercin, yakni di Jalan Cemara, Pamulang Barat dan Bambu Apus.

BACA :  Cisadane Siaga Satu!

“Sudah sekitar 631 makam dari luas lahan yang terkena proyek sekitar 3.200 meter yang sudah kita pindahkan,”akunya.

Sementara Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong-Cinere Bagian Wakaf, Fuji Leksono mengatakan pemindahan makam ini sudah berlangsung sejak Senin 1 April 2019 lalu.

Proses pemindahannya melibatkan puluhan penggali kubur dan lima amil yang bertugas membacakan doa.

Setiap makam yang akan dipindah harus disaksikan oleh pihak keluarga dan jarak makam yang dipindahkan tidak jauh, sekitar 200 meter dari tempat awalnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler