Connect with us

METROPOLITAN

Ingat! Pelajar yang Corat-Coret usai UNBK Bakal Dapat Sanksi

Published

on

Kepala KCD Dindikbud Banten wilayah Lebak A Sirojudin Al-Farisiy mengimbau agar pelajar SMA/SMK di Kabupaten Lebak menghindari pelaksanaan aksi hura-hura atau corat-coret merayakan berakhirnya pelaksanaan UNBK. (Fariz Abdullah/BantenHits).

Lebak- Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dindikbud) Provinsi Banten mengimbau seluruh pelajar SMA/SMK di Kabupaten Lebak agar tidak melakukan aksi hura-hura atau corat-coret menyusul selesainya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.

Kepala KCD Dindikbud Banten A Sirojudin Al Farisiy mengaku aksi corat-coret bagi pelajar SMA/SMK diharamkan di Kabupaten Lebak lantaran dapat menimbulkan keresahan terhadap masyarakat juga mengganggu ketertiban umum.

“Kita akan panggil sekolah yang jika ada pelajarnya ketahuan hura-hura atau corat-coret,”kata Sirojudin saat menggelar peringatan Isra Mi’raj dan pisah sambut kepala KCD Lebak, Jumat, 12 April 2019.

BACA :  Direktur PT Krakatau Steel Terjaring OTT, KPK: Industri Baja di Indonesia Sulit Berkembang

Menurutnya, alangkah lebih baik ketika pelajar yang sudah berhasil lulus menghibahkan atau memberikan pakaian yang di pakainya selama 3 tahun itu kepada keluarga yang tidak mampu.

“Lebih baik diberikan kepada yang tidak mampu. Itu akan lebih bermanfaat. Pelajar manapun yang ketahuan melaksanakan hura-hura apalagi yang menimbulkan gangguan ketertiban tentu akan ada sanksi,”tegasnya.

Untuk diketahui puluhan SMA/SMK di Kabupaten Lebak telah selesai melaksanakan UNBK tahun 2019 secara serentak.

Editor: Fariz Abdullah




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler